Oppo Perkenalkan Warna Baru

- Editor

Jumat, 9 Februari 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meskipun Oppo sudah merilis ponsel khusus swafoto mereka, yakni F5, pada awal November 2017, mereka masih menggarap produk ini dengan memperkenalkan unit serupa dengan balutan warna baru, yakni biru mengilat (dashing blue). Mereka menggandeng merek kosmetik dan desainer aksesori menjadi ujung tombak dari kampanye penjualan varian ini.

Kolaborasi yang dipilih untuk penjualan varian biru mengilat ini adalah MAC dan desainer Rinaldy Yunardi dengan menjual 100 paket khusus ponsel yang dibundel bersama peralatan kosmetik, seperti lipstik, dan baju desain Rinaldy dengan harga Rp 4,5 juta, sementara varian yang tanpa paket khusus dijual dengan harga Rp 4,2 juta. Harga F5 yang memiliki spesifikasi sama tapi dengan warna lain dijual dengan harga Rp 4 juta.

F5 edisi khusus kosmetik ini hanya disiapkan 100 unit dan dijual secara daring pada 30 Januari dan habis terjual dalam waktu 2 menit saja. Varian biru mengilat tanpa paket khusus dijual dalam kuantitas ribuan dan pihak Oppo mengklaim bahwa stok yang tersedia tinggal 20 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Kolaborasi dengan merek internasional adalah upaya untuk mendekatkan merek Oppo di benak konsumen muda agar lebih mudah berasosiasi dengan kesan trendi,” ujar Direktur Pemasaran Oppo Indonesia Alinna Wenxin yang ditemui dalam perhelatan Oppo Beach Party di Badung, Bali, Kamis (8/2).

KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO–Model menunjukkan ponsel F5 edisi warna biru mengilat (dashing blue) yang dilepas dengan harga Rp 4,1 juta, Kamis (8/2). Oppo memperkenalkan varian baru untuk pasar ponsel Tanah Air meski seri F5 sudah diperkenalkan sejak 3 November 2017.

F5 merupakan ponsel yang menjual fitur swafoto yang diperkenalkan pertama kali oleh Oppo pada 3 November 2017. Varian ini merupakan pengembangan dari seri sebelumnya, yakni F1, F1 Plus, dan F1s yang dirilis sejak tahun 2016. Menawarkan lensa kamera depan dengan resolusi 20 megapiksel, layar F5 memiliki bentang layar lebih besar berkat rasio 18 : 9 yang makin marak diterapkan produsen ponsel lain yang masuk ke pasar ponsel Tanah Air.

KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO–Aktor Morgan Oey (kiri) dan penyanyi Isyana Sarasvati (kanan) saat menghadiri peluncuran varian warna baru dari F5 oleh Oppo di Bali, Kamis (8/2). Keduanya memainkan serial berjudul Call Me Ai, A Story of the Expert yang bertujuan mempromosikan ponsel tersebut.

Selain mengandalkan perbaikan pada spesifikasi kamera depan, Oppo juga menjual konsep kecerdasan buatan dalam mengambil swafoto. Teknologi yang disiapkan memungkinkan ponsel mengenali jenis kelamin dan usia subyek foto sehingga bisa memberikan efek mempercantik yang lebih baik tanpa terlihat berlebihan.

Selain varian F5, Oppo juga memperkenalkan F5 dengan kapasitas RAM 6 gigabit yang dijual dengan harga Rp 5,2 juta, F5 Youth dengan spesifikasi kamera lebih kecil dengan harga Rp 3,6 juta.

Disinggung mengenai rencana Oppo selama tahun 2018, Alinna menegaskan bahwa pihaknya masih akan fokus menjual ponsel dengan spesialisasi kamera swafoto. Meskipun Oppo memiliki seri ponsel unggulan (flagship), dia mengungkapkan bahwa belum ada rencana memasukkan ke pasar Indonesia.

”Kami belum ada rencana memasukkan ponsel flagship karena memilih fokus menggarap segmen ponsel swafoto,” ujar Alinna.

Penjualan seluruh seri F5 sendiri pada periode November 2017-Februari 2018 telah menyumbang 35 persen dari seluruh ponsel dengan merek Oppo di Indonesia.

Menurut Manajer Humas Oppo Indonesia Aryo Meidianto, kolaborasi dengan MAC adalah proses yang terus dilakukan merek itu untuk bisa relevan di benak konsumen muda. Dia menyebut beberapa nama merek yang diajak kerja sama, seperti Victoria’s Secret ataupun klub sepak bola Barcelona FC. Aryo sendiri memastikan bahwa kolaborasi dengan merek-merek lain akan dilakukan di masa mendatang.–DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARJO

Sumber: Kompas, 8 Februari 2018

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Berita Terkait

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya
Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri
PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen
7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya
Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK
Red Walet Majukan Aeromodelling dan Dunia Kedirgantaraan Indonesia
Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu
Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:30 WIB

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:23 WIB

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:17 WIB

PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:09 WIB

7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:56 WIB

Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

Minggu, 24 Desember 2023 - 15:27 WIB

Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Berita Terbaru

Jack Ma, founder and executive chairman of Alibaba Group, arrives at Trump Tower for meetings with President-elect Donald Trump on January 9, 2017 in New York. / AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Berita

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Feb 2024 - 14:23 WIB