Nilai UN Tertinggi, Ni Kadek Vani Bebas Pilih PTN Mana Pun

- Editor

Sabtu, 25 Mei 2013

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ni Kadek Vani Apriyanti berhasil menjadi lulusan dengan nilai murni tertinggi dalam ujian nasional 2013. Atas prestasinya tersebut, Vani  berhak memperoleh golden ticket untuk memilih berkuliah di perguruan tinggi mana pun dengan beasiswa sampai lulus.
“Sudah punya free pass di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia dan dibiayai hingga lulus,” jelas Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Denpasar dr I Wayan Rika, Jumat (24/5/2013) siang.

Menurut Rika, penghargaan ini sudah berlaku sejak tahun lalu. Hanya, gadis berusia 18 tahun itu mengaku belum menerima informasi apa pun mengenai penghargaan tersebut. Menurutnya, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat belum memberikan informasi apa pun mengenai kesempatan tersebut.

Jika benar, Vani memiliki kesempatan untuk belajar di PTN-PTN ternama di negeri ini. Sebelumnya, lulusan SMA Negeri 4 Denpasar itu pun telah menetapkan impiannya melanjutkan studi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mau melanjutkan ke Universitas Udayana di Kedokteran,” ungkapnya ketika ditemui usai menerima pengumuman kelulusan di sekolahnya hari ini.

Vani berhasil menjadi peraih nilai murni tertinggi dalam UN dengan nilai 9,87. Namanya dibacakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin sore. Nilai Vani terpaut hampir satu poin dengan Aditya Agam Nugraha dari SMA Negeri 1 Surakarta yang berada di tempat kedua (baca: Ini Dia 12 Siswa dengan Nilai Tertinggi di UN 2013).

UN untuk tingkat SMA/SMK/MA di Denpasar Bali sempat terimbas kisruh penyelenggaraan UN pada bulan April lalu. Bersama 10 provinsi lainnya, Bali mengalami penundaan penyelenggaraan UN untuk tingkat SMA.

Editor: Caroline Damanik
Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin |
Sumber: Kompas.com, Jumat, 24 Mei 2013 | 16:03 WIB

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 25 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB