Menyoal Tumbangnya Akses Path

- Editor

Sabtu, 5 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media sosial Path yang tidak bisa diakses para penggunanya sejak Kamis (3/3/2016) petang memicu kerisauan sebagian orang. Rumor mengenai pencurian data menyusul tumbangnya akses ke media sosial lingkaran pertemanan terbatas itu tak urung membuat sebagian pengguna cemas.

Sejak sore hari, sebagian pengguna masih bisa membuka Path dan melihat linimasanya tetapi tidak bisa diperbarui untuk melihat status yang terkini. Saat pengguna log out untuk keluar dengan harapan bisa menyelesaikan masalah tersebut, ternyata mereka gagal masuk lagi hingga kini.

Ini, misalnya, dilakukan pengguna akun @maisikrit yang menulis: Path lagi kenapa sih? Berita terakhir menyebutkan kalo ada pencurian data semua pengguna Path. Duh… akun Path gua gimana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian pengguna Twitter lain masih mempertanyakan mengapa akses ke Path tidak bisa dilakukan. Ini, misalnya, diunggah Obi Muhammad Baihaqi dengan akun @obibaihaqi19 dengan kicauan: Path masih ga bisa login kah? Kenapa notif-nya akun gue salah ya?

1047286Path-down780x390Banyaknya kicauan tentang gangguan Path bahkan sempat membuat kata “Path” menjadi trending topic utama Twitter di Jakarta pada Rabu malam. Pada Kamis pagi, Path menjadi trending topic ke-8 Twitter Indonesia.

Sejumlah kicauan lain diunggah pengguna Twitter terkait dengan hal itu yang berhubungan dengan kebiasaan menggunakan media sosial. Isu peralihan kebiasaan menggunakan pelantar media sosial termasuk di dalamnya.

Ini seperti dilakukan Rosiana Kesuma D ?dengan akun @Rosianarosie yang mengatakan: Aktif terussss sih ni twitter..tp sejak ada path emang rada dianaktirikan.

Ketergantungan sebagian orang pada Path mendorong mereka untuk mengekspresikan kekecewaan dan apa yang dirasakan. Ini seperti dilakukan Suci Utari dengan akun ?@suciss yang mengatakan: Omaigattt lyk hampa tauga kalo gak buka Path tuh, aing mah sedih dah macam sia sia kuota w.

Herry Faisal dengan akun @faisal_herry menulis: Path bermasalah… baguslah…bbrp jam tanpa godaan baca postingan ala-ala dan show up….

Berbeda dengan Twitter, Path memiliki sifat yang lebih tertutup. Artinya, status, gambar, ataupun video yang diunggah pengguna hanya bisa dilihat dan dikomentari oleh teman-temannya. Masih ada opsi untuk menyebarluaskan ke jejaring teman masing-masing seperti fungsi retweet pada Twitter yakni repath.

Yang unik, penjelasan mengenai gangguan yang dialami Path justru diberikan melalui akun Twitter mereka yakni @PathService sejak Kamis sekitar pukul 18.00 yang dijanjikan rampung pada Jumat pukul 09.00.

Namun, satu jam setelah waktu yang dijanjikan, akun tersebut kembali meminta waktu karena perbaikan ternyata harus memakan waktu lebih lama lagi.

Absennya Path pun ditanggapi oleh Country Business Head Twitter Indonesia melalui akun pribadinya @roysimangunsong berupa sambutan untuk para “pengungsi media sosial” kembali ke tanah air Twitter.

INGKI RINALDI DAN DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO

Sumber: Kompas Siang | 4 Maret 2016

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Gen, Data, dan Wahyu
Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:45 WIB

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:41 WIB

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:38 WIB

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Berita Terbaru

Artikel

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:18 WIB

Artikel

Apakah Mobil Listrik Solusi untuk Kemacetan?

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:08 WIB

Artikel

Manusia, Tanah, dan Cara Kita Keliru Membaca Wahyu

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:52 WIB

industri

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Minggu, 18 Jan 2026 - 17:45 WIB