Lima Pengembang Aplikasi Android Siap Berbagi Cerita di Google Playtime ASEAN

- Editor

Kamis, 2 November 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google kembali menyelenggarakan Google Playtime tingkat Asia Tenggara hari ini, Kamis (2/11). Lokasi acara di Three Peacocks@Labrador Park, Singapura. Google Asia Tenggara Playtime merupakan acara yang ditujukan khusus untuk aplikasi-aplikasi terbaik di Google Play serta seluruh mitra pengembang gim Google dari seluruh Asia Tenggara.

Melalui Google Asia Tenggara Playtime, peserta kegiatan bisa belajar langsung mengenai pengembangan aplikasi Android dari tim Google Play regional ataupun global. Topiknya mulai dari topik teknis sampai kiat bisnis sukses di ranah Android.

Lima orang pengembang aplikasi dan gim Android akan presentasi. Mereka adalah Howard Go (pengembang aplikasi gim Mochbits), Rokimas Soeharyo (rekan pendiri Touchten Games), Yiwei Png (Direktur Kurechii Games), Polapat Udomphol (rekan pendiri dan Direktur Pengembangan Bisnis Ookbee), dan Silver Nguyen (rekan pendiri Amanotes, gim permainan musik).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Google Asia Tenggara Playtime merupakan acara yang ditujukan khusus untuk aplikasi-aplikasi terbaik di Google Play.

KOMPAS/INGKI RINALDI–Sejumlah pengembang gim berbasis teknologi bergerak (mobile) dalam sistem operasi Android, Rabu (27/4), berkumpul di sebuah ruangan di pusat belanja Plaza Indonesia, Jakarta. Mereka tengah menyiapkan 15 produk gim yang memasuki tahap akhir penilaian ajang Google Play Indonesia Games Contest.

Rokimas Soeharyo adalah satu-satunya pengembang dari Indonesia. Seperti diketahui, Touchten Games telah merilis gim terbaru bernama Fishing Town. Ini adalah gim yang diawali dengan cerita pendek tentang makhluk laut misterius. Fishing Town merupakan proyek kerja sama antara Touchten Games dan WWF. Keduanya merancang gim itu guna menciptakan kesadaran terhadap isu konservasi laut.

Google Play merupakan toko digital premium yang mendistribusikan aplikasi dan gim berbasis sistem operasi Android. Di ajang Google I/O 2017 yang berlangsung beberapa waktu lalu, Purnima Kuchikar, Director Business Development, Games, and Applications Google, menyebutkan, pengguna aktif Android per bulan menyebar di dua miliar perangkat dan 82 miliar aplikasi telah ter-install di Google Play dalam 12 bulan terakhir. Pada tahun lalu, lebih dari 35 persen dari total pengembang sukses menggapai target lebih dari satu juta aplikasi buatan mereka di-install warga setiap bulan.

Sesi Google Play Keynote yang akan berlangsung mulai pukul 13.10 waktu Singapura akan diisi oleh Director Google Play Asia Pasifik James Sander, Global Head of Games Merchandising Google Play Kami Lemonds, dan Product Manager Google Play Kobi Glick.–MEDIANA

Sumber: Kompas, 2 November 2017

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 21 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru