Home / Berita / Kronik Bill Gates di Balik Kejayaan Microsoft

Kronik Bill Gates di Balik Kejayaan Microsoft

Saat itu Gates masih belum menyadari betapa pentingnya internet di masa depan. Ia salah memprediksi kekuatan internet dan bahkan tidak menempatkan internet sebagai prioritas utamanya.

EPA/KAY NIETFELD—-Bill Gates dan Melinda Ann French menonton pertandingan final Olimpiade 2008 di National Aquatics Center di Beijing, China, 10 Agustus 2008.

Pengumuman perceraian Bill Gates dengan Melinda Ann French alias Melinda Gates yang disampaikan di Twitter pada 4 Mei 2021 menyentak publik dunia. Pasangan yang telah bersama selama 27 tahun dan dikarunia tiga anak tersebut menyatakan tak mampu lagi tumbuh bersama sebagai pasangan pada fase hidup berikutnya.

Keduanya dikenal sebagai salah satu filantropis terbesar di dunia melalui Bill and Melinda Gates Foundation. Dengan 1.600 anggota staf di kantor-kantor di seluruh dunia, Gates Foundation memberikan sekitar 5 miliar dollar AS setiap tahun di bidang-bidang, seperti kesehatan, pembangunan pertanian, dan pendidikan.

Sebelum mendirikan Bill and Mellinda Gates Foundation, Gates lebih dulu membangun kejayaannya lewat Microsoft. Ia lahir di Seattle, Amerika Serikat, pada 28 Oktober 1955 dari pasangan William Gates II, seorang pengacara dan Mary Gates, seorang mantan guru sekaligus Dewan Direktur First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell. Pasangan tersebut dikaruniai tiga anak. Bill Gates merupakan anak tengah, ia tumbuh dan berkembang bersama kakak dan adik perempuannya di kota Seattle, Amerika Serikat.

LAKESIDESCHOOL.ORG—Lakeside School di Seattle, Amerika Serikat, merupakan salah satu sekolah swasta terbaik di AS.

Pendidikan dasar Gates dimulai di sekolah dasar negeri. Gates muda rajin membaca hampir semua ensiklopedia yang dimiliki keluarganya. Kebiasaan tersebut menjadikan Gates sebagai anak yang cerdas. Bakat utama yang dimilikinya adalah matematika. Mengetahui kemampuan Gates, orangtuanya lalu memasukannya ke Lakeside School, sebuah sekolah elite khusus laki-laki di Seattle.

Lakeside School menjadi tempat pertemuan pertama Gates dengan komputer. Pada masa itu, komputer masih berbentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Teletype pada dasarnya adalah mesin tik yang selanjutnya bisa dimasukkan perintah yang dikirimkan oleh komputer, kemudian jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas.

Pada 1973, Gates meninggalkan Seattle dan masuk ke Universitas Harvard. Di sini, Bill Gates secara leluasa mengotak-atik sistem komputer. Ia sempat dua tahun belajar di Universitas Harvard, tetapi lebih banyak menghabiskan waktu dalam pemrograman komputer serta suka begadang untuk main poker.

KRIS SNIBBE/HARVARD STAFF PHOTOGRAPHER—Radcliffe Yard, Universitas Harvard, Amerika Serikat.

Bersama teman kuliahnya semasa SMA, Paul Allen, Gates berhasil menggembangkan program BASIC (Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code) untuk mikrokomputer MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems) Altair yang menggunakan cip Intel 8080 pada 1974. Akibat berkutat mengotak-atik BASIC untuk Altair itu Gates melupakan kuliah. Keberhasilan mengerjakan proyek membuat Altair mengajak mereka bergabung.

Dengan rasa percaya yang tinggi bahwa komputer akan menjadi perangkat yang sangat bermanfaat bagi setiap kantor dan rumah, Bill Gates yang saat itu baru berusia 19 tahun bersama dengan Paul Allen, mendirikan Microsoft di Albuquerque, New Mexico, AS pada tahun 1975. Modal awal Microsoft sebesar 1.500 dollar AS. Gates lebih memilih mencurahkan waktu dan pikirannya untuk mengembangkan Microsoft sehingga ia memutuskan keluar dari Harvard pada 1977.

Titik awal kejayaan Micrososft dimulai di awal 1980. Saat itu, IBM yang menjadi simbol kemajuan dunia komputer sedang mencari perangkat lunak sistem operasi untuk PC (personal computer) yang akan dirilis. Namun, mereka belum mempunyai sistem operasi untuk menjalankannya. IBM tidak memercayai para ahlinya untuk mengembangkan sendiri sistem operasi dan menyerahkan kepada Microsoft.

AP PHOTO/RICK RYCROFT—Logo Microsoft

Produk PC yang akan dirilis IBM, di mata Gates, sangat sejalan dengan impiannya dan Paul Allen. Mereka berdua memimpikan kelak pada masa depan akan ada komputer di setiap rumah dan perangkat lunak Microsoft di setiap komputer. Gates dan Allen yang tertarik dengan produk PC IBM tersebut kemudian berjanji akan menyediakan sistem operasinya dalam waktu satu tahun.

Untuk merancang sistem operasi bagi produk PC IBM, Gates tidak mengembangkan sendiri sistem operasi tersebut, tetapi membeli produk Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dari Seattle Computer seharga 50.000 dollar Amerika Serikat. Ia kemudian memodifikasi dan memperbaiki Q-DOS agar bisa digunakan dan cocok untuk PC IBM.

Sistem operasi tersebut akhirnya mampu diselesaikan. Gates memberinya nama Personal Computer Disk Operastion System (PC-DOS). Peluncuran PC-DOS menjadi tonggak penting bagi Microsoft. Gates meminta kepada IBM agar hak cipta PC-DOS tetap menjadi milik Microsoft. Dengan begitu, Microsoft dapat bebas menjualnya ke perusahaan lain dengan nama Microsoft-DOS (MS-DOS).

DAVID RYDER/GETTY IMAGES/AFP—Areal gedung kantor Bill and Melinda Gates Foundation di Seattle, Amerika Serikat, pada 4 Mei 2021.

Microsoft kemudian mengembangkan produk-produk ciptaannya. Pada 1983, Microsoft meluncurkan perangkat lunak aplikasi seperti Microsoft Word, Excell, dan beberapa jenis gim. Peluncuran aplikasi-aplikasi itu didasari keyakinan Gates bahwa dengan program aplikasi yang tepat, komputer bisa digunakan oleh semua anggota keluarga, bukan hanya para profesional maupun pekerja kantor.

Pada 1986, Microsoft go public di pasar modal New York. Nilai nominal sahamnya 21 dollar AS dan kursnya 25,75 dollar AS. Harga sahamnya naik terus-menerus mencapai harga 90,75 dollar AS per lembar. Pasar dan keuntungan Microsoft terus berkembang.

Tonggak lainnya bagi Microsoft ialah diluncurkannya program Windows NT (New Technology) yang membuat DOS tidak diperlukan untuk menjalankan perintah. Walaupun ada Windows, DOS masih tetap dipakai lebih dari 130 juta pemilik komputer di dunia.

AP PHOTO/MARK LENNIHAN—-Bill Gates memperkenalkan Windows Vista pada 29 Januari 2007 di New York, Amerika Serikat. (AP Photo/Mark Lennihan)

Itu membuat program DOS dan Windows digunakan lebih dari 90 persen komputer yang ada di dunia. Microsoft juga terjun pada perangkat lunak multimedia tahun 1993 dengan meluncurkan Encarta, sebuah ensiklopedia yang bisa menampilkan kata, gambar, suara, dan animasi dalam layar komputer.

Di tengah kesuksesan Microsoft, pada 1987 Bill Gates pertama kali bertemu Melinda Ann French yang baru saja bergabung dengan Microsoft sebagai manajer bisnis. Melinda sembilan tahun lebih muda dari Gates. Namun, kepribadian dan kecerdasan Melinda membuat Gates sangat tertarik padanya. Kedua orang itu akhirnya memutuskan menikah pada 1994 di Hawaii.

Kekeliruan
Di balik inovasi dan langkah strategis yang dia ambil, Bill Gates juga manusia biasa yang bisa keliru dalam memprediksi tren masa depan. Contohnya ketika Gates mengabaikan saran dari karyawan muda Microsoft yang menginginkan untuk menambahkan peramban (browser) internet di sistem operasi terbaru mereka, Windows 95.

Saat itu Gates masih belum menyadari betapa pentingnya internet di masa depan. Ia salah memprediksi kekuatan internet dan bahkan tidak menempatkan internet sebagai prioritas utamanya. Selain itu, Gates berpandangan peluncuran Windows 95 akan kembali tertunda jika Microsoft sibuk mengembangkan peramban untuk sistem operasi terbaru itu.

—-Logo Microsoft Edge, peramban baru yang menggantikan Internet Explorer

Dalam buku Business @ The Speed of Thought disebutkan, Gates menyadari kekeliruannya itu dan merevisi kebijakannya. Bila sebelumnya internet hanya menjadi prioritas keempat atau kelima bagi Microsoft, ia lalu berbalik arah dan menjadikan internet sebagai prioritas utama.

Pada Mei 1995, Gates mengirimkan surat elektronik yang berjudul “The Internet Tidal Wave” yang berisi penjelasan secara ringkas arah dan keputusan strategis serta reorganisasi perusahaan untuk mengadaptasikan analisis baru tentang internet. Ia kemudian menggelontorkan miliaran dollar untuk pengembangan internet dan bersiap menggusur Netscape, perusahaan yang pada awalnya menyediakan peramban internet secara gratis. Netscape saat itu telah menjadi pemain utama sebagai penyedia peramban internet.

Microsoft pada 2021 memutuskan untuk menarik peramban Internet Explorer yang menyatu dengan sistem operasi Windows sejak 1995. Sebagai gantinya, Microsoft menambahkan peramban baru Microsoft Edge yang dikembangkan sejak 2015. Microsoft Edge dinilai bisa menyaingi dominasi Google Chrome di mana Internet Explorer selalu kalah telak karena dianggap terlalu lamban dan tak responsif.

Dalam perjalanannya kemudian, Bill Gates membuat keputusan mengejutkan pada 13 Januari 2000 setelah mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi CEO Microsoft, jabatan yang dia emban selama 25 tahun. Gates mengalihkan tongkat kepemimpinan Microsoft ke Steve Ballmer, orang nomor dua Microsoft yang juga teman semasa kuliahnya di Harvard.

Kendati demikian, Gates memilih tetap sebagai chairman, tetapi turun sendiri untuk memegang posisi Chief Software Architect yang dinilai sangat strategis. Dengan posisi tersebut, ia mendedikasikan seluruh waktunya untuk membantu menjalankan dan mengembangkan layanan dan platform internet Windows generasi lanjut.

AP PHOTO/CHITOSE SUZUKI—Microsoft Corp. CEO Steve Ballmer, 11 Juli 2006.

Sejumlah pihak menilai, keputusan Gates untuk mundur merupakan strategi bisnis untuk lebih mendominasi dunia internet dengan Windows dan layanan berbasis Windows yang diciptakan dan dikembangkannya. Apalagi Microsoft saat itu menghadapi pesaing yang tangguh, yaitu Sun, IBM, Oracle, dan Linux.

Sebagai chairman, Bill Gates terbebas dari kesibukan sehari-hari dalam menjalankan roda perusahaan dan bisa lebih berkonsentrasi dalam mengembangkan visi dan strategi jangka panjang Microsoft.

Kejayaan Microsoft mengantar Gates sebagai orang terkaya di dunia pada 1995 hingga 2007. Pada 2021, Gates menempati posisi orang terkaya keempat di dunia dengan total kekayaan sebesar 130 miliar dollar AS atau Rp 1.874 triliun. Sebagian kekayaannya ia donasikan melalui Bill and Melinda Gates Foundation yang ia dirikan bersama Melinda pada 2000.

DAVID RYDER/GETTY IMAGES/AFP—Kantor pusat Bill and Melinda Gates Foundation di Seattle, Amerika Serikat, 4 Mei 2021.

Yayasan tersebut telah menghabiskan 54,8 miliar dollar AS sejak didirikan. Lebih dari 2 miliar dollar AS telah digunakan untuk memerangi malaria. Tahun lalu, yayasan tersebut menjanjikan sekitar 250 juta dollar AS untuk membantu memerangi pandemi, dengan sebagian dana disalurkan untuk distribusi dosis vaksin Covid-19.

Bila kebanyakan orang berusaha mengejar kepuasan hidup dengan menyejahterakan dirinya sendiri, melalui yayasan yang dikelola bersama, Bill dan Melinda berupaya menjalani hidup dengan berkontribusi memberi wajah dunia yang lebih baik.

Oleh I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA

Editor: SARIE FEBRIANE

Sumber: Kompas, 21 Mei 2021

Share
%d blogger menyukai ini: