Kembangkan Aplikasi Berbasis Multimedia

- Editor

Sabtu, 20 Desember 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjalin kerja sama dengan Vertikal Integrasi Internasional (VI System) dan Microsoft Indonesia. Kedua institusi itu mengembangkan model pengajaran bidang kedokteran berbasis multimedia yang disebut MED+.


Dalam peluncuran MED+ di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (18/12), Andrey R Hidayat, CEO VI System, mengatakan, hak kekayaan intelektual (hak paten) aplikasi yang dibuat pengembang dalam negeri itu telah didaftarkan. Kelebihan MED+ dibandingkan dengan aplikasi yang dibuat negara lain terletak pada pengintegrasi materi ajar kedokteran dan biokimia.

imagesDalam mengembangkan aplikasi MED+, tim dari Ikatan Alumni UI (Iluni) FKUI yang terdiri dari Prof Rio Sofwanhadi, Prof Moh Sodikin, dan Doktor Nurhadi berkontribusi dalam menyediakan materi pengajaran. Microsoft menyediakan sistem operasi, sementara VI System mengembangkan aplikasi dan sistem integrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya aplikasi pendidikan kesehatan itu memungkinkan mahasiswa kedokteran mempelajari anatomi, fisiologi, dan patologi tubuh manusia dalam citra tiga dimensi.

Windows 8
Aplikasi MED+ akan tersedia secara khusus di tablet berbasis Windows 8.1 dan bisa diunduh di Windows Store. Penggunaan aplikasi MED+ di platform Windows 8.1 yang dilengkapi Office 365 itu akan menunjang kolaborasi dan interaksi dalam proses belajar-mengajar mahasiswa kedokteran.

Ketua Iluni FKUI Doddy P Partomihardjo menjelaskan, pada aplikasi itu terdapat enam modul pembelajaran sesuai dengan standar ilmu kedokteran. Pada tahap pertama ini, materi yang tersedia pada MED+ meliputi sistem kardiovaskular, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem reproduksi, sistem urinal, dan sistem saraf.

Konten modul pendidikan kedokteran dalam aplikasi teknologi informasi itu menggunakan bahasa Indonesia. Aplikasi itu pun telah disesuaikan dengan buku Sobotta dan Gray’s Anatomy yang menjadi standar global ilmu kedokteran modern. Kini, semua modul bisa diakses gratis di Windows Store selama empat bulan mendatang.
Selanjutnya, aplikasi itu akan berbayar. (YUN)

Sumber: Kompas, 20 Desember 2014

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 16 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB