Inovasi E-Dagang Sasar Pemakai Telepon Pintar

- Editor

Rabu, 2 Desember 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan perdagangan secara elektronik atau e-dagang melahirkan inovasi fitur layanan yang semakin memudahkan konsumen untuk berbelanja. Pengembangan fitur menyasar pengguna telepon seluler pintar.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia (Persero) Amrizal, yang dihubungi Kompas, Selasa (1/12), di Jakarta, menyampaikan, pesatnya perkembangan e-dagang di Indonesia menyebabkan perusahaan membangun strategi baru. “Sejak tiga tahun terakhir, transaksi e-dagang berpengaruh terhadap kinerja kami. Hasil pengiriman surat dan paket menjadi kontributor penting dalam pendapatan perusahaan. Persentase kontribusinya saat ini mencapai 20-30 persen,” ujar Amrizal. Fitur inovasi layanan penunjang e-dagang pun jadi bagian dari perencanaan.

Menurut Amrizal, PT Pos Indonesia (Persero) tengah mememperkuat fitur baru Pos Pay, layanan jasa keuangan yang bisa digunakan untuk membayar tagihan dan angsuran. Sebelumnya, layanan berbasis dalam jaringan ini dapat diakses oleh masyarakat di seluruh kantor dan mitra pos. Contoh ragam bentuk tagihan dan angsuran adalah air minum, listrik, pajak, dan asuransi. Sistem pembayaran dilakukan secara tunai di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, konsep kerja Pos Pay diperluas. “Pembayaran tagihan dan angsuran melalui layanan jasa keuangan itu dapat dilakukan secara nontunai. Arah pengembangannya adalah menyerupai dompet elektronik atau e-wallet. Jadi, konsumen bisa menggunakan dana miliknya di dalam dompet tersebut untuk membayar,” kata Amrizal.

Konsep baru itu kelak dapat dimanfaatkan selama bertransaksi e-dagang. Dia mengungkapkan, pihaknya tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan perbankan. Tujuannya adalah merealisasikan proses memindahkan uang tunai ke bentuk virtual. Implementasi Pos Pay nontunai akan dimulai pada triwulan I-2016.

Lebih jauh, kata Amrizal, PT Pos Indonesia berupaya memperkuat jaringan hingga ke desa. Hingga sekarang, perusahaan telah mempunyai 4.154 kantor pos di seluruh Indonesia dan 3.746 unit di antaranya sudah melayani konsumen dalam jaringan. Jumlah tempat layanan mencapai 24.410 yang berbentuk kantor pos. Ada pula 25.000 agen pos.

Direktur Pelaksana Zalora Indonesia Anthony Fung mengatakan, pihaknya telah memiliki e-wallet yang berfungsi sebagai penampung uang pengembalian (refund) barang. Fitur ini dikembangkan sejak 2013. Keamanan bertransaksi diutamakan.

Head of Group Bisnis Consumer Card BCA Santoso menyebutkan, ada 400 pedagang bergabung di Sakuku, dompet elektronik yang dapat digunakan bertransaksi lewat aplikasi di ponsel pintar. Dia mengungkapkan, Sakuku dapat digunakan para pelaku usaha e-dagang.

Chief Executive Officer Shopee, Christ Feng, menyampaikan, inovasi e-dagang pada masa mendatang akan lebih menyasar pengguna ponsel pintar. Shopee adalah laman pemasaran yang dikembangkan khusus di ponsel dan telah diluncurkan di tujuh negara ASEAN. Fitur utama yang ditawarkan, yaitu kemudahan berkomunikasi dengan penjual dan integrasi media jejaring sosial. (MED)
——————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 2 Desember 2015, di halaman 20 dengan judul “Inovasi E-Dagang Sasar Pemakai Telepon Pintar”.

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB