Home / Berita / Ini Dia Bra Penampung ASI Karya Siswi SMA 6 Yogyakarta

Ini Dia Bra Penampung ASI Karya Siswi SMA 6 Yogyakarta

Siswi SMAN 6 Yogyakarta Devika Asmi Pandanwangi berhasil menyabet juara pertama lomba penemu muda Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonsia (LIPI) dengan karya ‘bra penampung dan pensteril ASI’. Bagaimana bentuk inovasinya?

Devika juara I dalam ajang National Young Inventor Award (NYIA) yang digelar LIPI. Atas prestasinya, dia diganjar hadiah Rp 8 juta dan medali, serta tiket ke lomba sejenis tingkat ASEAN di Malaysia pada tahun 2013 mendatang.

Menurut juri, karya Devika unik, orisinil, dan bisa digunakan dengan mudah. Tak heran, banyak ibu-ibu yang berminat dengan hasil karyanya.

Lalu, darimana ide itu muncul? Menurut Devika, dia menciptakan alat tersebut untuk sang ibunda tercinta. Kala itu, ibunya kerap mengalami kebocoran ASI saat kerja. Alhasil, ASI ibunya terbuang percuma.

“Akhirnya saya buat bra itu. Pake cup, lalu di dalam bra dipakai selang, sama kantong plastik dan aluminium foil,” ujar Devika saat berbincang lewat telepon, Jumat (28/9/2012).

Menurut Devika, ASI yang ditampung dalam aluminium foil itu steril dan bisa bertahan hingga 4 jam sebelum diberikan ke bayi. Jumlah ASI yang ditampung juga cukup banyak.

Berapa biaya pembuatannya? Devika memastikan tak keluar duit lebih dari Rp 200 ribu. Biaya termahal, menurut dia, untuk pembelian cup di dalam bra.

“Harga cup-nya Rp 100 ribuan,” imbuhnya.

Saat dipamerkan di LIPI 25 September 2012 lalu, karya ini mendapat perhatian paling banyak dari kalangan ibu-ibu. Mereka penasaran, bahkan ada yang sudah memesan untuk memilikinya. Seorang pemodal pun sudah mengontak Devika untuk produksi massal.

“Namun masih banyak kekurangan. Penghubungnya bisa lebih bagus bahannya, atau kantong plastiknya bisa mencairkan ASI, aluminium foilnya dikecilkan. Nanti diperbaiki,” jelasnya.

Rachmadin Ismail – detikNews

Sumber: detik.com, Jumat, 28/09/2012 11:39 WIB

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

%d blogger menyukai ini: