Daya Tampung PTN Naik 10 Persen

- Editor

Selasa, 12 Juni 2012

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawas Dibekali Teknik Mengenali Joki

Seleksi Nasional Masuk PTN 2012 diikuti 61 PTN dan menyediakan 181.197 kursi dari 618.804 pendaftar. ”Jumlah yang akan tak diterima ada 500.000. Masih ada kesempatan melalui jalur mandiri. Pengumuman tanggal 7 Juli. Hasil ujian nasional menjadi evaluasi akhir terhadap kelulusan jalur undangan dan ujian tulis,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Senin (11/6), di Jakarta.

Ketua Umum Panitia SNMPTN 2012 Akhmaloka, yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung, menambahkan, teknis pengaturan tambahan daya tampung itu akan ditentukan masing-masing PTN. ”Akan ditentukan PTN mana yang ditambah dan jurusan apa nanti,” ujarnya.

Tahun ini, jalur undangan menerima 53.401 mahasiswa baru dari 236.811 pendaftar. Tahun ini, jalur mandiri juga masih dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”PTN memiliki pertimbangan-pertimbangan khusus untuk memperhatikan daerah-daerah tertentu,” ujar Nuh.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso, 32 PTN mengalokasikan 876 kursi khusus untuk calon mahasiswa dari Papua dan Papua Barat. Mereka akan masuk program studi teknik, kedokteran, pertanian, dan akuntansi. ”450 mahasiswa akan dapat beasiswa Bidikmisi dari pusat. Sisanya dibiayai pemerintah daerah masing-masing,” ujarnya.

Ujian tulis

Ujian SNMPTN jalur tulis berlangsung dua hari, yang meliputi tes potensi akademik, tes bidang studi dasar, tes bidang studi IPA, dan tes bidang studi IPS. Untuk peserta yang memilih studi keolahragaan dan ilmu seni, pada 14 Juni dan/atau 15 Juni dilanjutkan ujian keterampilan untuk mengukur kemampuan.

Penilaian hasil ujian dilakukan menyeluruh. Penilaiannya adalah +4 untuk

jawaban benar dan -1 untuk jawaban salah. Skor 0 untuk tidak ada jawaban.

Untuk mengantisipasi joki, Akhmaloka mengimbau agar peserta membawa bukti tanda peserta SNMPTN. Setiap ruang ujian berisi 20 peserta dan ditempatkan dua pengawas dari dosen, mahasiswa tingkat akhir, dan guru sekolah yang jadi lokasi ujian.

Di Solo, Jawa Tengah, panitia mengantisipasi perjokian. ”Kami membekali pengawas, mulai dari teknik pembagian naskah hingga mengenali joki. Yang jelas, peserta masuk ruang ujian tak boleh membawa telepon seluler,” ujar Ketua Panitia Lokal 44 Universitas Sebelas Maret Sutarno.

Hasil ujian tertulis SNMPTN akan diumumkan Sabtu, 7 Juli 2012, pukul 19.00 WIB. Pengumuman dapat diakses di laman http://www.snmptn.ac.id.

(LUK/ELN/EKI)

 

 

 

Calon mahasiswa mengecek tempat duduk yang akan mereka gunakan saat mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) esok harinya di Universitas Negeri Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/6). SNMPTN berlangsung serentak selama dua hari (12-13 Juni) dan menjadi ajang perebutan kesempatan menimba ilmu di perguruan tinggi negeri.

Sumber: Kompas, 12 Juni 2012

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Gen, Data, dan Wahyu
Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma
Berita ini 10 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:45 WIB

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:32 WIB

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:41 WIB

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:38 WIB

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Berita Terbaru

industri

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Minggu, 18 Jan 2026 - 17:45 WIB

Berita

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Des 2025 - 19:32 WIB

Artikel

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Senin, 29 Des 2025 - 19:06 WIB

Artikel

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Des 2025 - 11:41 WIB

Artikel

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Jumat, 26 Des 2025 - 11:38 WIB