Daerah Diberi Hak Kelola Blok Mahakam

- Editor

Senin, 13 April 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah pusat akan bersungguh-sungguh memberi hak kelola bagi pemerintah daerah dalam kelanjutan operasi Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Saat ini, besarnya hak kelola pemerintah daerah berupa saham partisipasi masih dalam pembicaraan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengemukakan hal itu dalam pidato pembukaannya pada diskusi berjudul “Penyelamatan Sumber Daya Alam Migas di Indonesia”, Senin (13/4), di Jakarta. Sebagai narasumber adalah Ketua DPD Irman Gusman, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek, Kepala Unit Pengendali Kinerja Kementerian ESDM Widhyawan Prawiraatmadja, Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam, dan anggota Dewan Energi Nasional Andang Bachtiar.

320e1588aa03474e91d2f4224ac7c85cSudirman mengatakan, dalam kelanjutan operasi Blok Mahakam yang bakal habis masa kontraknya pada 2017, banyak sekali permasalahan yang harus diselesaikan. Karena itu, kata dia, perlu duduk bersama antarpemangku kepentingan untuk mencapai kesepakatan.

“Pemerintah pusat sangat serius memberi tempat kepada pemerintah daerah agar mendapatkan hak kelola. Perlu pembahasan lebih lanjut mengenai besaran hak kelola atau saham partisipasi itu,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudirman memastikan bahwa pemerintah menunjuk Pertamina selaku operator Blok Mahakam nanti. Saat ini tengah berlangsung proses transisi dari pengelola Blok Mahakam, yaitu Total Exploration & Production Indonesie dan Inpex Coorporation, kepada Pertamina.

“Pemerintah juga siap memfasilitasi segala hal soal hak kelola daerah berupa saham partisipasi di Blok Mahakam nanti,” ujarnya.

Peran aktif pemerintah
Sementara itu Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies Marwan Batubara mengatakan, pihaknya mengapresiasi pemerintah yang sudah berkomitmen memberikan hak kelola Blok Mahakam kepada Pertamina. Ia meminta pemerintah berperan aktif menjamin penyerahan saham partisipasi 10 persen kepada Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai.

“Pemerintah harus menyerahkan sepenuhnya Blok Mahakam kepada Pertamina dan pemerintah daerah tanpa ada keterlibatan pihak asing. Ini penting bahwa sumber daya alam kita memang untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” kata Marwan.

Blok Mahakam saat ini dikelola Total (perusahaan migas asal Perancis) dan Inpex (Jepang) dengan besaran saham masing-masing 50 persen. Kontrak blok itu bakal berakhir pada 2017 dan pada 1 Januari 2018 hak kelola Blok Mahakam akan diserahkan kepada Pertamina.

Cadangan migas saat blok tersebut dikelola sejak tahun 1967 sekitar 1,68 miliar barrel minyak bumi dan 21,2 triliun kaki kubik gas bumi. Pengurasan besar-besaran pada masa lalu membuat Indonesia menjadi eksportir gas alam cair terbesar di dunia pada periode 1980-2000. ——Aris Prasetyo

Sumber: Kompas Siang | 13 April 2015

Informasi terkait

Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Menakar Masa Depan Otomotif, Pilih Listrik, Hybrid, atau Bensin?
Di Ujung Prompt, Di Mana Kebenaran?
Berita ini 40 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:21 WIB

Menyusuri Jejak Awal Semesta

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:01 WIB

Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan

Berita Terbaru

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB

Artikel

Iman dan Sains, Dua Sayap Kebangkitan Peradaban Islam

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:27 WIB

Artikel

Menyusuri Jejak Awal Semesta

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:21 WIB