Baru Tahu LIPI di Bawah Presiden, Jokowi Ditertawai Peneliti

- Editor

Kamis, 18 September 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan polosnya mengaku baru tahu bahwa Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah lembaga yang berada di bawah presiden. Pengakuan itu disampaikan Jokowi saat membuka pidatonya dalam seminar di Gedung LIPI, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2014) sore.

“LIPI adalah lembaga penelitian di bawah presiden, dan saya baru tahu itu setelah (perwakilan) LIPI datang kepada saya,” kata Jokowi.

Sontak, pengakuan Jokowi itu langsung disambut tawa oleh sekitar seratus peneliti yang hadir. Jokowi hanya menanggapi santai, meski ucapannya dijadikan bahan tertawaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya ndak apa-apa, kan belum tahu. Sekarang saya jadi tahu,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan bahwa penelitian adalah sebuah hal yang penting bagi kemajuan Indonesia. Dia berjanji akan membuat bidang penelitian Indonesia menjadi lebih baik dalam pemerintahannya pada masa mendatang.

“Tidak ada negara mana pun yang maju tanpa sebuah lembaga penelitian yang baik, yang punya kemampuan, baik di bidang teknologi, nuklir, pangan, energi, dan otomotif. Semuanya bermula dari hasil riset yang baik,” ujar Jokowi yang kali ini disambut tepuk tangan para peneliti.

Sumber: Kompas, Selasa, 16 September 2014

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Berita ini 13 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:29 WIB

Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?

Kamis, 30 April 2026 - 08:24 WIB

Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM

Berita Terbaru