Membandingkan Metode Quick Count 12 Lembaga Survei

- Editor

Kamis, 10 Juli 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah lembaga survei ternama mencatat kemenangan Jokowi-JK di Pilpres 2014 versi quick count. Namun ada juga lembaga survei yang merilis quick count dengan hasil berbeda. Bagaimana perbandingan metode lembaga-lembaga tersebut? Mengapa hasilnya berbeda?

Setidaknya ada 12 lembaga survei yang merilis hasil quick count Pilpres 2014. 8 Di antaranya menempatkan Jokowi-JK sebagai pemenang, sisanya Prabowo-Hatta.

8 Lembaga survei yang mencatat kemenangan Jokowi-JK adalah:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. LSI Denny JA: Prabowo-Hatta 46,7%, Jokowi-JK 53,3%
2. CSIS-Cyrus: Prabowo-Hatta 48,1%, Jokowi-JK 51,9%
3. SMRC: Prabowo-Hatta 47,09%, Jokowi-JK 52,91%
4. Litbang Kompas: Prabowo-Hatta 47,66%, Jokowi-JK 52,34%
5. Indikator: Prabowo-Hatta 47,06%, Jokowi-JK 52,94%
6. RRI: Prabowo-Hatta 47,40%, Jokowi-JK 52,94%
7. Populi Center: Prabowo-Hatta 49,06%, Jokowi-JK 50,94%
8. Poltracking: Prabowo-Hatta 46,63%, Jokowi-JK 53,37%

Sedangkan 4 lembaga survei yang memenangkan Prabowo-Hatta, yaitu:

1. JSI: Prabowo-Hatta 50,16%, Jokowi-JK 49,84%
2. Puskaptis: Prabowo-Hatta 52,05%, Jokowi-JK 47,95%
3. LSN: Prabowo-Hatta 50,19%, Jokowi-JK 49,81%
4. IRC: Prabowo-Hatta 51,11%, Jokowi-JK 48,89%

Ke-12 lembaga survei itu memiliki metode pengumpulan data yang kurang lebih sama. Variabel yang banyak beragam adalah jumlah data yang masuk. Ada juga perbedaan jumlah sampel dan margin of error. Berikut perbedaan metode ke-12 lembaga survei.

8 Lembaga survei yang mencatat kemenangan Jokowi-JK dan selisih suaranya dengan pesaingnya:

1. LSI Denny JA: Sampel 2.000 TPS (data masuk 98,05%), margin +-1%, selisih suara 4,68%
2. CSIS-Cyrus: Sampel 2.000 TPS (97%), margin +-1%, selisih 3,2%
3. SMRC: Sampel 4.000 TPS (99,3%), margin +-0,68%, selisih 5,82%
4. Litbang Kompas: Sampel 2.000 TPS (100%), margin +-1%, selisih 4,68%
5. Indikator: Sampel 2.000 TPS (92,2%), margin +-1%, selisih 5,27%
6. RRI: Sampel 2.000 TPS (95,85%), margin +-1%, selisih 5,42%
7. Populi Center: Sampel 2.000 TPS (96,5%), margin +-1%, selisih 1,9%
8. Poltracking: Sampel 2.000 TPS (90%), margin +-1%, selisih 6,74%

4 lembaga survei yang memenangkan Prabowo-Hatta dan selisih suaranya dengan pesaingnya:

1. JSI: Sampel 2.000 TPS (91,25%), margin +-1%, selisih 0,28%
2. Puskaptis: Sampel 1.250 TPS (93,41%), margin +-1%, selisih 4,10%
3. LSN: Sampel – (96,51%), -, selisih 0,38%
4. IRC: Sampel 2.000 TPS (100%), margin +- 1%, selisih 2,22%

Dari perbandingan tersebut, terlihat SMRC memiliki jumlah sampel yang paling banyak, dua kali lipat dari sampel lembaga lain. Dampaknya, margin of error SMRC juga jadi yang terkecil, yaitu 0,68%.

Terlihat pula, ada satu lembaga survei yang mencatat kemenangan Prabowo-Hatta, yang jumlah sampel dan margin of error-nya belum jelas.

Pada Rabu (9/7), sejumlah lembaga survei yang mencatat keunggulan Jokowi-JK telah menggelar jumpa pers untuk memaparkan metodologi mereka.

Ahmad Toriq

Sumber: detik.com, Kamis, 10/07/2014 12:09 WIB

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Gen, Data, dan Wahyu
Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Berita ini 4 kali dibaca

Informasi terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:45 WIB

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:41 WIB

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:38 WIB

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Berita Terbaru

Artikel

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:18 WIB

Artikel

Apakah Mobil Listrik Solusi untuk Kemacetan?

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:08 WIB

Artikel

Manusia, Tanah, dan Cara Kita Keliru Membaca Wahyu

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:52 WIB

industri

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Minggu, 18 Jan 2026 - 17:45 WIB