Aplikasi Siaga Kedaruratan PMI

- Editor

Sabtu, 22 November 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Bisa Ikut Berbagi Informasi Kejadian Bencana
Palang Merah Indonesia meluncurkan dua aplikasi gawai pintar siaga kedaruratan. Tujuannya, masyarakat bisa langsung menjalankan pertolongan pertama serta penanganan dampak bencana secara mandiri dan cepat agar risiko tidak semakin besar.

Aplikasi itu adalah PMI-First Aid dan Siaga Bencana. Keduanya merupakan hasil kerja sama PMI dengan Palang Merah Amerika serta Global Disaster Preparedness Center.

”Aplikasi pertolongan pertama ini berisi petunjuk mengenal, menangani, dan menyelesaikan semua jenis kecelakaan, mulai dari yang paling kecil di rumah tangga hingga yang berskala besar,” tutur Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Budi A Adiputro saat peluncuran aplikasi secara resmi, di Jakarta, Jumat (21/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Delegasi Palang Merah Amerika di Indonesia Tom Alcedo mengatakan, pengguna gawai pintar di Indonesia yang 61,2 juta orang tahun ini merupakan peluang besar bagi PMI. ”Tiga tahun lagi, jumlah akan meningkat hampir dua kali lipat menjadi 103,6 juta orang,” ujarnya.

Arifin Muhammad Hadi, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat, mengatakan, salah satu dasar pengembangan aplikasi adalah adanya pertolongan pertama yang kerap salah kaprah. Contohnya, ada pendapat agar memasukkan sesuatu ke mulut penderita kejang atau epilepsi agar penderita tidak menggigit dirinya sendiri.

PMI Meluncurkan Aplikasi”Padahal, benda di dalam mulut bisa membuat penderita kesulitan bernapas,” tuturnya. Penanganan cepat, tetapi keliru akan menempatkan korban dalam bahaya yang lebih dalam.

Untuk itu, lanjut Arifin, PMI-First Aid menyediakan informasi cara menangani korban peristiwa kedaruratan yang biasa ditemui sehari-hari, antara lain alergi, serangan asma, tersedak, demam berdarah, dan tidak sadarkan diri. Selain itu, aplikasi ini juga berisi panduan mempersiapkan diri terhadap bencana, seperti kekeringan, gempa bumi, dan pandemi penyakit.

PMI-First Aid dan Siaga Bencana tersedia untuk gawai pintar berbasis Android dan iOS. Untuk Android, pengguna cukup mengetikkan kata kunci PMI-First Aid dan Siaga Bencana di Play Store (Google play), demikian juga pengguna iOS di App Store. Kemudian, aplikasi-aplikasi itu dapat diunduh secara gratis.

Aplikasi-aplikasi tersebut bisa diunduh mulai hari Jumat, kemarin.

Pelaporan bencana
Sementara itu PMI juga mengembangkan aplikasi berbasis Android bernama Mobile Rapid Assessment atau MRA. Fungsinya, sebagai wadah bagi masyarakat luas untuk ikut melaporkan bencana yang terjadi di sekitarnya kepada PMI.

Menurut Arifin, aplikasi ini penting agar informasi bisa cepat sampai kepada PMI. ”Jika cepat sampai, kami bisa menangani dengan cepat juga, yakni maksimal enam jam bantuan sudah hadir,” katanya.

Kepala Unit IT dan Telecom PMI Andrea Pahlevi mengatakan, PMI menyeleksi pengguna MRA agar informasi yang diterima bisa dipercaya. Salah satu caranya, pendaftar harus memberikan data identitas diri dengan benar. (JOG)

Sumber: Kompas, 22 November 2014

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 36 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB