Aktivitas Kanak-kanak Tentukan Kebiasaan Dewasa

- Editor

Jumat, 20 Maret 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak yang tumbuh tidak aktif secara fisik cenderung menjadi orang dewasa pemalas yang gemar duduk menonton televisi. Simpulan itu hasil penelitian terhadap kebiasaan 6.000 orang Inggris yang lahir pada satu minggu yang sama tahun 1970 serta melihat kebiasaan mereka pada umur 10 tahun dan 42 tahun. Hasilnya, 42 persen anak-anak usia 10 tahun menonton televisi lebih dari tiga jam.

Saat umur 42 tahun, mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi. Konsekuensinya, umumnya tingkat kesehatan mereka rendah akibat kelebihan berat badan. Dalam konteks kekinian, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer, telepon pintar, atau tablet. Namun, itu semua adalah bentuk yang sama dari televisi. Anak-anak yang suka menonton televisi umumnya menurun dari kebiasaan orangtua. Artinya, orangtua jadi model. Untuk itu, orangtua perlu meningkatkan aktivitas fisik anak agar tumbuh dewasa sehat. ”Lakukan sesuatu yang aktif menggantikan menonton televisi,” saran Lee Smith, peneliti dari Universitas College London, kepada BBC, Senin (16/3). Jika tak bisa mengganti dengan aktivitas fisik di luar rumah, sebaiknya diganti permainan komputer aktif. (BBC/MZW)
—————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 20 Maret 2015, di halaman 14 dengan judul “Kilas Iptek”.

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 13 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru