Siswa Sambut Antusias

- Editor

Selasa, 15 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran Ditutup, 645.134 Siswa Adu Nasib Melalui SNMPTN
Keputusan panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri memperpanjang masa daftar hingga Senin (14/3) pukul 22.00 disambut baik sejumlah pihak sekolah. Momen tersebut dimanfaatkan pihak sekolah dan siswa untuk proses finalisasi.

Ketua Panitia SNMPTN Rochmat Wahab yang dihubungi pada Senin pukul 22.20 mengatakan, ada 642.000 orang yang melanjutkan pendaftaran. Jumlah tersebut separuh dari angka 1,3 juta siswa yang mendaftar di awal.

Selanjutnya, 642.000 peserta tersebut tinggal menunggu kartu peserta SNMPTN mereka dicetak pada 22 Maret. Adapun pengumuman hasil SNMPTN adalah 10 Mei 2016.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunakan kesempatan
Achmad Muchtar, Wakil Humas SMA Negeri 70 Jakarta, mengatakan, pihak sekolah menggunakan kesempatan itu untuk mengingatkan para siswa yang belum melakukan finalisasi atau mengoreksi apabila ada kekeliruan data.

Menurut Achmad, hingga Senin, dari 404 siswa yang mendaftar SNMPTN 2016, masih ada dua siswa yang belum melakukan finalisasi. Menurut Achmad, kedua siswa tersebut belum mendaftar ulang karena masih ragu menentukan pilihan PTN beserta jurusannya.

“Mungkin mereka masih lihat teman-temannya. Kalau temannya mendaftar jurusan di PTN unggulan yang sama, siswa tersebut akan galau mencari PTN lain,” ujarnya.

Achmad berujar, pihak sekolah langsung menghubungi kedua siswa tersebut ketika mendapat kabar pada Senin pagi.

Ayu (17), siswa kelas XII SMA Negeri 46 Jakarta, juga menyatakan beruntung karena panitia SNMPTN memperpanjang masa pendaftaran jalur prestasi ini. Sebab, dia keliru memasukkan data nomor induk siswa (NIS) di kolom biodata. “Seharusnya, saya ketik 7670, malah 7607,” ujarnya.

Pada Minggu malam, Ayu mendapatkan informasi mengenai perpanjangan masa daftar dari teman-temannya di grup Line angkatan SMA Negeri 46. Keesokan harinya, dia tidak menyia-nyiakan peluang tersebut dengan langsung menghadap kepala sekolah dan penanggung jawab SNMPTN di SMA Negeri 46 untuk mengajukan permohonan perbaikan data itu.

Ayu hanya membutuhkan waktu lima menit untuk mengajukan permohonan koreksi data ke panitia SNMPTN melalui laman snmptn.ac.id. Dengan kesempatan koreksi tersebut, Ayu lega menunggu hasil penerimaan ke PTN yang dia pilih.

Komitmen sekolah
Wanito Handoyo, Kepala Sekolah SMA Negeri 46 Jakarta, mengatakan, kesalahan memasukkan data ke laman SNMPTN memang masih ditemui. Dia mencontohkan, nilai rapor yang terdaftar di pangkalan data sekolah dan siswa bisa saja berbeda dengan yang asli.

“Jika nanti masih ada data yang tidak akurat, kami berkomitmen membantu siswa yang diterima masuk PTN melalui jalur khusus. Kami akan membawa bukti lengkap ke PTN terkait,” ujarnya.

Di sisi lain, Wahyuni, administrator web SNMPTN SMA Negeri 70 Jakarta, menuturkan, masih ada orangtua siswa yang menghubunginya pada Sabtu malam pukul 23.30 karena salah memasukkan data tanggal kelahiran.

Ujian MA lancar
Pelaksanaan ujian akhir madrasah berstandar nasional berlangsung lancar pada hari pertama, Senin. Salah satu sekolah yang melaksanakannya adalah Madrasah Aliyah Negeri 1 Jakarta.

Menurut Ketua Panitia Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Madrasah Aliyah Negeri 1 Jakarta Dwiyanto, pihak sekolah tidak kekurangan berkas, seperti lembar jawaban komputer, lembar soal, dan berita acara.

Ujian hari pertama berlangsung pukul 08.00-12.00. Dua materi ujian pada hari pertama adalah Al Quran Hadis dan Akidah Akhlak. (DNE/C02/C04)
——————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 15 Maret 2016, di halaman 11 dengan judul “Siswa Sambut Antusias”.

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Gen, Data, dan Wahyu
Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma
Habibie Award: Api Intelektual yang Menyala di Tengah Bangsa
Berita ini 40 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 19:32 WIB

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:41 WIB

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:38 WIB

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:02 WIB

Gen, Data, dan Wahyu

Berita Terbaru

Berita

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Des 2025 - 19:32 WIB

Artikel

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Senin, 29 Des 2025 - 19:06 WIB

Artikel

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Des 2025 - 11:41 WIB

Artikel

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Jumat, 26 Des 2025 - 11:38 WIB

Artikel

Gen, Data, dan Wahyu

Jumat, 26 Des 2025 - 11:02 WIB