Rencana Lain Mahfud MD: Kembali ke Habitat, Mengajar

- Editor

Jumat, 23 November 2012

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MK Mahfud MD akan mengundurkan diri pada 1 April 2013 nanti, seiring dengan berakhirnya masa jabatannya. Mahfud MD akan menentukan sikap politik pada Mei 2013 terkait Pilpres 2014. Namun Mahfud juga punya rencana lain.

“Rencana yang lain yang pasti, saya akan kembali ke habitat yaitu ngajar. Yang pasti saya akan kembali ngajar salah satunya di kampus Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta,” kata Mahfud kepada wartawan di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (23/11/2012).

Mahfud yang juga guru besar di UII tersebut mengaku kehilangan banyak waktu mengajar selama menjabat Ketua MK. Mahfud pun ingin kembali mengajar seperti sediakala saat tak sesibuk saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada sekitar 15 perguruan tinggi aktif tempat saya ngajar. Setelah saya jadi Ketua MK hanya 6 kamus yang bisa saya jangkau. Itu pun saya hanya bisa mengajar pada akhir pekan saja. Saya sudah beritahu ke tempat saya mengajar bahwa sehabis April 2013, saya bisa mengajar tidak hanya di akhir pekan,” lanjut Mahfud.

Sebelumnya diberitakan Mahfud MD menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan Ketua MK pada 1 April 2013 mendatang. Mahfud juga menyatakan akan mengambil sikap politiknya pada Mei 2013. Saat ini Mahfud MD santer diisukan sebagai kandidat cawapres terkuat untuk berpasangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. (van/nrl-Rivki)

Sumber: detik.com, Jumat, 23/11/2012 15:19 WIB

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Berita ini 5 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:45 WIB

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:32 WIB

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Berita Terbaru

arkeologi-antropologi

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 20 Feb 2026 - 17:12 WIB