Perjalanan Ruang Angkasa; Kecelakaan Tidak Surutkan Niat Branson

- Editor

Minggu, 2 November 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usahawan terkemuka Richard Branson berjanji melanjutkan usahanya mewujudkan perjalanan ruang angkasa bagi publik. Ia menegaskan itu setelah pesawat ruang angkasa yang dikembangkan Virgin Galactic mengalami kecelakaan di Gurun Mojave, California, AS, Jumat (31/10).

”Ruang angkasa itu keras, tetapi layak diperjuangkan. Kami tetap kukuh dan maju ke depan bersama-sama,” demikian tulis Branson dalam situs kelompok Virgin Group yang dipimpinnya.

Branson langsung menuju Mojave bertemu tim pengembang ruang angkasa Virgin Galactic, Sabtu, setelah insiden yang menewaskan satu pilot dan melukai pilot lainnya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pukul industri komersial
Pesawat suborbital itu tengah menjalani uji terbang pertama sejak Januari lalu di atas Mojave, 150 kilometer utara Los Angeles. Ini adalah kecelakaan kedua pesawat ruang angkasa milik perusahaan swasta dalam sepekan terakhir.

Pada 28 Oktober, roket Antares yang diluncurkan Orbital Sciences Corp meledak setelah diluncurkan di Pulau Wallops, Virginia, Amerika Serikat. Roket itu membawa perbekalan untuk Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS).

Sheriff Kern County Donny Youngblood mengatakan, dalam kecelakaan SpaceShipTwo milik Virgin Galactic, jasad seorang pilot ditemukan di balik reruntuhan pesawat. Pilot kedua berhasil melontarkan diri dan mendarat menggunakan parasut, tetapi mengalami cedera serius. Parasutnya mendarat 2 kilometer dari reruntuhan pesawat di dekat Pangkalan Udara dan Ruang Angkasa Mojave.

Siaran televisi memperlihatkan pesawat terpecah menjadi dua bagian. Virgin mengatakan, pesawat rusak total. Youngblood menambahkan, reruntuhan pesawat tersebar dalam wilayah lebih dari 1 kilometer persegi.

Kedua pilot adalah pilot penguji Scaled Composites, anak perusahaan Northrop Grumman Corp yang membangun pesawat ruang angkasa bagi Virgin. Perusahaan itu telah kehilangan tiga karyawan dalam uji coba di darat, Juli 2007. ”Meski ini bukan misi NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa AS), kepedihan akibat tragedi ini dirasakan semua orang yang mendedikasikan hidup mereka bagi eksplorasi ruang angkasa,” demikian pernyataan simpati dari NASA.

Kecelakaan terjadi tak lama setelah pesawat itu lepas dari pesawat jet yang membawanya untuk peluncuran di udara. Presiden Scaled Composites Kevin Mickey mengatakan, SpaceShipTwo adalah pesawat pertama yang menggunakan formula bahan bakar roket baru yang disiapkan Mei lalu.

Lebih dari 800 orang telah membayar untuk perjalanan dengan pesawat naas tersebut, termasuk pesohor seperti Lady Gaga dan Angelina Jolie. Biaya perjalanan ke luar angkasa itu mencapai 250.000 dollar AS (sekitar Rp 3 miliar) per orang. (AFP/Reuters/was)

Sumber: Kompas, 2 November 2014

Informasi terkait

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan
Biomedis atau Teknik Biomedis?
Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Berita ini 18 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya

Sabtu, 26 September 2026 - 21:10 WIB

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:32 WIB

Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia

Berita Terbaru

Artikel

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:10 WIB

Artikel

Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:32 WIB