Pelajar Indonesia Miliki Daya Ingat Tinggi

- Editor

Jumat, 5 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMP dan SMA Indonesia menunjukkan kemampuan daya ingat yang kompetitif, tak kalah dari negara lain. Hal ini ditunjukkan siswa Indonesia dalam kompetisi daya ingat internasional yang diselenggarakan di Singapore Polytechnic, Singapura.

Kompetisi daya ingat tersebut mempertandingkan 10 jenis perlombaan yang menuntut kemampuan dan daya tahan peserta dalam mengingat urutan acak angka, gambar, kartu, wajah dan nama, serta tanggal dan peristiwa.

Dalam acara yang berlangsung pada 29-30 September 2018 itu, pelajar Indonesia berhasil membawa pulang 12 emas, 13 perak, dan 9 perunggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelajar Indonesia bersaing dengan 143 peserta lain yang berasal dari Singapura, Malaysia, China, Jepang, Australia, India, Perancis, Taiwan, dan Makau.

DOKUMENTASI INDONESIA MEMORY SPORT COUNCIL–Kompetisi daya ingat internasional diselenggarakan di Singapore Polytechnic, Singapura, pada 29-30 September 2018. Pelajar Indonesia berhasil membawa pulang medali.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ari Santoso, di Jakarta, Rabu (3/10/2018), memberikan apresiasi kepada para siswa yang berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional tersebut.

”Ini prestasi yang luar biasa dari siswa-siswa kita yang membuktikan bahwa daya ingat mereka sangat luar biasa,” ujar Ari.

Selain medali, tim Indonesia melalui Fathimah Aiko, Aisha Nadine, dan Rania Azzahra juga berhasil meraih gelar Grandmaster of Memory dengan jumlah ingatan minimal 600 angka dan 6 deck kartu dalam 30 menit, 1 deck kartu di bawah 120 detik, dan 50 kata.

Sapu bersih juara umum
Pelajar Indonesia juga berhasil menyapu bersih juara umum 1, 2, dan 3 untuk kategori yunior yang diraih Shafa Annisa Rahmadani di posisi pertama, diikuti Fathimah Aiko di posisi kedua, dan Aisha Nadine di posisi ketiga.

International Grandmaster Memory, Yudi Lesmana, mengatakan, pelajar Indonesia dibina oleh Indonesia Memory Sports Council. Tim Indonesia terdiri atas 16 anggota, yakni Shafa Annisa Rahmadani (SMP Kesatuan Bangsa, Yogyakarta), Fathimah Aiko A (SMA Islam Al-Irsyad Satya, Kota Baru Parahyangan, Jawa Barat), Zara Tabina (SMPIT Aulady, BSD, Tangerang Selatan, Banten), Yossyifa Zahra Permata (SMP An Nahl Islamic School, Bogor, Jawa Barat), Rinaldy Adin (SMAN 8 Jakarta), dan Farah Afifah Pulungan (SMAN 1 Depok, Jawa Barat).

Selain itu, Amira Tsurayya Muniruzaman (SMA Pesantren Al-Bayan, Sukabumi, Jawa Barat), Salma Yuwani N (SMAN 1 Depok), Kinanti Wening Asih (SMAN 3 Bandung), Ilmam Alif MS (SMPN 107 Jakarta), Raya Anindy R (SMP Salman Alfarisi Bandung), Rania Azzahra Rudy (SMPN 1 Tolitoli), Navarro Elang Shaquille F (SMP Taruna Bakti Bandung), Aulia Nadia Azzahra (SMPIT Aulady, Tangerang Selatan), Aisha Nadine Sharikha (SMP Sinar Cendikia, Tangerang Selatan), dan Aneke Polak (profesional).–ESTER LINCE NAPITUPULU

Sumber: Kompas, 3 Oktober 2018

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 68 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB