Memikat Telinga Kaum Muda Cara JBL

- Editor

Jumat, 16 Oktober 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JBL adalah salah satu merek produk audio di bawah nama Harman, perusahaan audio asal Amerika Serikat. Bersama merek tersebut, Harman memasuki pasar Asia dan termasuk Indonesia dengan beberapa merek lain seperti Harman/Kardon yang menyasar perangkat audio rumahan atau AKG yang banyak dipergunakan praktisi seperti disc jockey (DJ).

“Umumnya setiap merek mewakili segmen yang diincar. Harman/Kardon yang mengincar kalangan eksekutif memiliki desain minimalis dengan warna yang standar, yakni hitam atau putih. Sementara JBL menyasar anak muda dengan warna-warna cerah,” kata Devi Yosita, Manajer Komunikasi dan Pemasaran Harman untuk Indonesia.

Pada Selasa (13/10), mereka memperkenalkan portofolio produk dari JBL yang akan diluncurkan untuk pasar Indonesia. Mayoritas merupakan produk pengeras suara. Ada tujuh seri yang diperkenalkan dan diperkirakan masuk ke pasar Indonesia paling cepat dalam dua minggu mendatang dan hanya satu produk di antaranya yang berupa penyuara kuping.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak enam seri itu ialah Extreme, Charge 2 plus, Clip plus, Go, Flip 3, dan Pulse 2 dengan rentang harga dari Rp 1 juta hingga Rp 4 juta. Satu jenis pelantang telinga yang ikut diperkenalkan bernama Reflect Mini BT, sayangnya belum diumumkan harga jualnya nanti di Indonesia.

Enam produk pengeras suara memiliki kesamaan, yakni dioperasikan secara nirkabel yang artinya tidak butuh kabel untuk disambungkan dengan sumber suara. Semuanya menempatkan diri sebagai produk yang mendampingi gawai seperti ponsel pintar yang dimiliki pengguna sebagai pemutar musik. Bermodal koneksi Bluetooth, file musik dari ponsel bisa dibuat lantang suaranya.

Selain itu, fitur speakerphone memungkinkan ponsel yang terhubung dengan pengeras suara untuk didengarkan lebih lantang lagi. Kapasitas baterai yang besar untuk beberapa tipe memungkinkan mereka untuk mengisi daya ponsel pintar dengan colokan USB yang terdapat di bagian belakang seperti didapatkan dari seri Extreme, Charge 2 plus, dan Clip plus.


b005837dead1413fa3d4d08337acaeccKOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO–JBL Clip plus memungkinkan pengguna untuk mengaitkan pengeras suara mereka dan dibawa ke mana pun pergi.

Fitur tahan air juga diperkenalkan pada beberapa seri, yakni Extreme, Charge 2 plus, Clip plus, dan Flip 3. Perangkat tersebut tetap berfungsi meski diguyur air dan tidak rusak seketika karena arus pendek. Beberapa skenario pemanfaatan fitur tersebut adalah dipergunakan saat hujan atau dibawa ke alam bebas.

Hanya saja, tetap ditegaskan bahwa fitur tersebut adalah tahan air, bukan anti air sehingga bukan berarti pengeras suara bisa direndam di dalam air dalam waktu yang lama.

Ciri khas
Enam seri pengeras suara dari JBL yang diperkenalkan hari Selasa memiliki ciri pembeda satu sama lain dan mewakili berbagai aktivitas yang kerap dilakukan.

Extreme, misalnya, memiliki ukuran paling besar berikut kapasitas baterai sehingga diklaim mampu dioperasikan hingga 15 jam. Pengeras suara berbentuk silinder ini ditawarkan dengan harga Rp 4 juta, sementara versi yang lebih kecil, yakni Charge 2 plus, ditawarkan dengan harga Rp 2,7 juta.

Clip plus merupakan varian yang ditawarkan JBL untuk mereka yang ingin membawa pengeras suara sambil berpetualang. Memiliki pengait di bagian atasnya, pengeras suara yang ditawarkan dengan harga Rp 1 juta ini bisa dipasang di tas dan ukurannya terbilang kecil untuk dibawa tanpa membebani.

Sementara itu, seri Go memiliki bentuk balok mirip kamera aksi GoPro dan dijual dengan harga sekitar Rp 800.000. Dengan bentuk sederhana dan kaya pilihan warna, seri ini diunggulkan JBL untuk menyasar pengguna yang ingin pengeras suara mereka tidak terlalu mencolok ukurannya.

Pulse adalah seri yang memiliki fitur paling mencolok, yakni animasi dari lampu yang ada di badan silindernya. Dimaksudkan sebagai penarik perhatian di acara pertemuan atau pesta, Pulse mampu mengubah warna-warna lampunya, termasuk menyesuaikan dengan suasana atau warna yang dominan saat itu berkat lensa yang terdapat di badan pengeras suara.

Pihak Harman sendiri belum merilis harga untuk seri Pulse.

Tren
Devi mengungkapkan bahwa tren penjualan pengeras suara nirkabel meningkat dalam dua atau tiga tahun terakhir berbarengan dengan munculnya ponsel pintar dengan spesifikasi yang lebih baik untuk memutar audio.

Hanya saja, muncul pertanyaan mengenai relevansi produk seperti ini untuk konsumen Indonesia yang umumnya tidak terbiasa menikmati musik secara bersama-sama. Pemandangan yang sering dijumpai di transportasi umum atau pusat keramaian, perangkat yang lebih dipilih adalah penyuara kuping dan musik tersebut dinikmati sendiri.

Mohit Parasher, Vice President of Asia Pacific Harman International, menyebut bahwa mendengarkan musik menggunakan pengeras suara tetaplah relevan karena produk yang diperkenalkan berbagai aktivitas yang dilakukan kaum muda, baik berlibur di pantai maupun kafe, menjelajahi alam, atau lainnya.

Mayoritas pengguna ponsel yang memanfaatkan perangkat mereka sebagai sumber hiburan tentu akan mempertimbangkan untuk memanfaatkan pengeras suara di masa mendatang. Asumsi yang dipakai Harman adalah mereka akan membagi pengalaman menikmati musik lewat perangkat seperti pengeras suara.

Dan, itulah strategi mereka untuk memikat kaum muda.

DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO

Sumber: Kompas Siang | 15 Oktober 2015

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 16 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB