Jurnal ‘Legality’ Milik Fakultas Hukum UMM Kini Terindeks Scopus

- Editor

Minggu, 20 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akreditasi tersebut tidak diraih dalam waktu yang singkat.

Jurnal Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bernama Legality baru saja mendapatkan rekognisi internasional melalui pengindeks Scopus pada awal Maret 2023. Hal ini menunjukkan adanya upaya UMM agar penelitian dan publikasi terus dikembangkan.

Capaian membanggakan tersebut tidak lepas dari berbagai upaya FH dalam meningkatkan kualitas. Editor in Chief Legality, Sholahuddin Al Fatih menjelaskan, akreditasi tersebut tidak diraih dalam waktu yang singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awal 2019, jurnal tersebut baru mendapatkan indeks Sinta 4. Kemudian membutuhkan dua tahun untuk bisa mencapai Sinta 2 pada 2020.

Kampus UMM di Malang.Foto: afifah07.student.umm.ac.id

Upaya itu juga diteruskan oleh Fatih dan tim dengan menyiapkan artikel-artikel berkualitas untuk mendapatkan indeks Scopus. Hingga akhirnya mendapatkannya pada awal Maret 2023. “Jurnal Legality FH UMM ini menjadi jurnal pertama yang mendapatkan akreditasi Scopus di kalangan FH kampus swasta se-Indonesia,” katanya.

Dosen asal Gresik ini melanjutkan, ada banyak manfaat yang didapatkan jika jurnal yang diterbitkan sudah terindeks secara internasional. Misalnya, terkait isi artikel yang semakin banyak dibaca dan dikunjungi.

Hal ini karena berada di dalam database jurnal Scopus. Melalui jurnal ini, pihaknya juga ingin mendorong para dosen untuk bisa melahirkan artikel ilmiah yang berkualitas dan mampu menembus jurnal internasional.

Sekaligus memberikan jalan bagi mereka untuk bisa mencapai jabatan akademik sebagia guru besar. “Apalagi publikasi ini juga menjadi syarat yang seringkali menghalangi para dosen,” kata dia.

Ia berharap capaian ini juga memotivasi pengurus jurnal lain, utamanya yang ada di Kampus Putih UMM. Dengan begitu, akan makin banyak penelitian berkualitas yang dipublikasi dan meramaikan dunia akademik.

Kemudian, penelitian itu juga bisa dilanjutkan menjadi sebuah produk atau metode dalam menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di tengah masyarakat.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq

Sumber: Republika.co.id, Senin 20 Mar 2023

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Manusia, Tanah, dan Cara Kita Keliru Membaca Wahyu
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Berita ini 24 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:52 WIB

Manusia, Tanah, dan Cara Kita Keliru Membaca Wahyu

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:45 WIB

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:32 WIB

Galodo dan Ingatan Air

Berita Terbaru

arkeologi-antropologi

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 20 Feb 2026 - 17:12 WIB