Berita Berita

Berita

Sorgum, Biji Baik Untuk Tanah Kering

Berita | Pangan | Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:22 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:22 WIB

Sumba Timur yang kering bisa memenuhi kebutuhan pangannya jika membudidayakan tanaman sesuai iklimnya. Sorgum yang dulu dibudidayakan warga merupakan salah satu jawabannya.

Berita

Makin Cepat dengan Kode Baca Cepat

Berita | Ekonomi | Internet | teknologi | Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:18 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:18 WIB

Penggunaan uang elektronik dalam kegiatan ekonomi masyarakat kian masif. Transaksi kian banyak yang bisa dibayar menggunakan uang elektronik, terutama berbasis kode baca cepat. Berdasarkan…

Berita

Fakultas Teknik Unair Dibuka pada 2020

Berita | Pendidikan Tinggi | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:41 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:41 WIB

Universitas Airlangga, Surabaya, akan membuka pendaftaran mahasiswa program sarjana Fakultas Teknik pada seleksi nasional mahasiswa baru tahun 2020. Pembukaan fakultas baru tersebut untuk mengisi…

Murid dan guru SD Negeri 1 Kepoh melaksanakan upacara bendera di Desa Kepoh, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019). Tahun ini sekolah itu hanya mendapat satu orang murid baru sehingga total jumlah murid di sekolah itu  hanya 21 siswa. Sekolah itu memiliki jumlah murid terbanyak saat pertama kali didirikan pada tahun 1976 saat pelaksanaan program Inpres yakni sebanyak 200 siswa.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
22-07-2019

Artikel

Mengelola Talenta Nasional

Artikel | Pendidikan | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:35 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:35 WIB

Hadiah Nobel bidang ekonomi 2019 diberikan kepada trio Abhijit Banerjee, Esther Duflo, dan Michael Kremer. Ketiganya dinilai memberikan sumbangsih besar dalam upaya mengurangi kemiskinan…

Artikel

Nobel Ekonomi 2019, Apa Artinya?

Artikel | Ekonomi | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:27 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:27 WIB

Kemenangan Abhijit Banerjee, Esther Duflo, dan Michael Kremer dalam nominasi hadiah Nobel Ekonomi tahun 2019 yang baru saja diumumkan adalah hal yang menggembirakan tetapi…

Hamparan rawa gambut wilayah Kumpeh Ulu di Kabupaten Muaro Jambi semula merupakan area resapan air. Dalam 10 tahun terakhir, alih fungsi lahan begitu marak mengubah hamparan itu menjadi perkebunan sawit skala besar. Pembangunannya diikuti penanggulan raksasa mengelilingi kebun. Akibatnya, areal persawahan masyarakat, jalan desa, maupun permukiman kerap terendam banjir, sebagaimana terlihat di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Rabu (27/4).  

Kompas/Irma Tambunan (ITA)
27-04-2016

Berita

Butuh Pembenahan Kebijakan Berbasis Fakta Lapangan

Berita | Kehutanan | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:25 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:25 WIB

Kebijakan kehutanan pada pemerintahan periode 2019-2024 harus berbasis fakta lapangan agar hasilnya bisa dilihat dampaknya secara langsung dan jangan hanya bertujuan benar secara administrasi….

Berita

Energi Bersih Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita | Energi | Lingkungan | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:21 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:21 WIB

Penggunaan energi bersih untuk perindustrian dan aktivitas sehari-hari diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat ketimbang penggunaan energi yang tak ramah lingkungan. Pemerhati lingkungan…

Astronomi

NASA Luncurkan Baju Antariksawan Generasi Terbaru

Astronomi | Berita | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:17 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:17 WIB

Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat atau NASA meluncurkan dua purwarupa baju antariksawan generasi terbaru.

Berita

Pendidikan Angkatan Kerja Rendah, Kompetensi Harus Ditingkatkan

Berita | Pendidikan | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:14 WIB

Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:14 WIB

Lebih dari separuh angkatan kerja Indonesia merupakan lulusan sekolah menengah pertama ke bawah. Guna menjaga mereka agar tetap kompetitif, dibutuhkan pelatihan keterampilan yang fokus…

Berita

Kesaksian tentang Kesiapsiagaan Jepang Menghadapi Topan

Berita | kebencanaan | Kamis, 17 Oktober 2019 - 10:13 WIB

Kamis, 17 Oktober 2019 - 10:13 WIB

Topan Hagibis telah meninggalkan Jepang dengan membawa 26 korban jiwa dan 21 orang hilang, pada Minggu (13/10/2019). Jumlah korban ini jauh lebih kecil dari…