Anak Perlu Pahami Tubuhnya sejak Dini

- Editor

Jumat, 10 Februari 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak perlu memahami dan mengenali tubuhnya sejak dini. Selain untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya, upaya itu juga untuk melindungi anak dari kejahatan seksual. Namun, upaya itu harus dilakukan dalam bimbingan orangtua atau guru.

Pengenalan tubuh pada anak usia 4-6 tahun itu merupakan bagian dari pendidikan kesehatan reproduksi. Selain mengenali tubuhnya, anak juga perlu diajak memahami adanya perbedaan antara tubuh anak laki-laki dan perempuan. Dengan mengetahui hal-hal terkait tubuh, anak bisa menjaga tubuhnya sekaligus menghormati tubuh temannya.

Namun, banyak orangtua dan orang dewasa yang memandang pengenalan tubuh itu sebagai hal tabu. “Banyak orangtua tidak mengajarkan anaknya mengenali tubuh mereka dan berharap anak tahu sendiri hal itu,” kata Kepala Bidang Program Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Fahmi Arizal di Jakarta, Kamis (9/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembiaran itu justru rentan menimbulkan pemahaman anak yang keliru tentang tubuhnya karena anak mendapat informasi yang salah, baik dari teman, gawai yang dimainkan, maupun dari orang dewasa yang tak bertanggung jawab. Akibatnya, anak justru melakukan tindakan-tindakan tak patut dan berisiko kesehatan terhadap tubuhnya ataupun teman-temannya.

Di sisi lain, banyak orangtua khawatir terhadap ancaman kejahatan seksual terhadap anak mereka, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, mereka tidak tahu bagaimana melindungi anaknya dengan benar. Akibatnya, yang muncul justru pembatasan atau pembiaran yang membuat anak semakin rentan dan tak bisa melindungi dirinya.

“Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang benar sesuai umur anak justru akan melindungi anak jadi korban kejahatan seksual,” kata anggota staf Program Anak dan Remaja PKBI, Alam Setia Bakti.

Di masa lalu, dalam sistem sosial dan ikatan masyarakat yang masih kuat, lingkungan sekitar masih mampu menjaga dan melindungi anak-anak dari kejahatan seksual. Namun, di tengah perubahan zaman yang menguatkan individualitas, perlindungan harus bisa dilakukan anak-anak secara mandiri.

“Orangtua tidak bisa selalu menemani anaknya setiap saat,” kata Alam. Meskipun demikian, kepedulian masyarakat dan lingkungan terhadap keselamatan dan keamanan anak tetap harus diupayakan.

Materi pembelajaran
Materi tentang pendidikan kesehatan reproduksi pada anak umur 4-6 tahun tentu berbeda dengan kelompok umur lain. Selain disesuaikan dengan tahap tumbuh kembangnya, kebutuhan setiap kelompok umur anak tentang kesehatan reproduksi juga berbeda-beda.

Pemberian materi kesehatan reproduksi pada anak prasekolah itu harus dengan pendampingan orangtua atau guru. Materi itu tidak boleh diberikan dalam bentuk buku yang bisa dibaca anak-anak secara langsung. Hanya dengan pendampingan dari orangtua atau guru yang benar-benar memahami, informasi tentang kesehatan reproduksi yang diterima anak lebih akurat dan tepat sesuai umur mereka.

Fahmi menambahkan, PKBI berusaha mengenalkan pendidikan kesehatan reproduksi sebagai materi kecakapan sosial bagi anak usia prasekolah melalui program Bina Anaprasa (Pembinaan Anak Prasekolah) sejak 1980-an. Namun, mengenalkan pendidikan kesehatan reproduksi itu secara luas masih jadi tantangan berat. Pendidikan kesehatan reproduksi sulit diintegrasikan secara utuh dalam sistem pendidikan formal. (MZW)
—————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 10 Maret 2017, di halaman 14 dengan judul “Anak Perlu Pahami Tubuhnya sejak Dini”.

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 20 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB