5.284 Ekor Kura-Kura Moncong Babi Disita

- Editor

Sabtu, 24 Januari 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Denpasar bekerja sama dengan Kepolisian Sektor Kesatuan Penjagaan dan Pengamanan (KP3) Bandar Udara Internasional Ngurah Rai menyita 5.284 ekor anakan kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta). Ribuan ekor kura-kura itu dibawa menggunakan Garuda Indonesia GA 653 penerbangan dari Timika, Papua, menuju Denpasar, Bali, Kamis (22/1).


Kura-kura dilindungi tersebut dimasukan dalam 2 koper besar dan 3 kardus. Polisi meminta keterangan tiga orang yang namanya tercantum pada bagasi, terdiri dari 2 warga negara Indonesia dan 1 warga negara asing. ”Kami tidak bisa menjelaskan nama-nama pemilik bagasi ini. Kami pun masih mengusut dari Timika kenapa bisa lolos masuk Bali,” kata Kepala BKIPM Kelas I Denpasar Habrin Yake di Kantor KP3 Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis malam. Kura-kura berumur sekitar seminggu itu menurut rencana dikirim kembali ke di Timika. Tumiran, salah satu penumpang yang namanya tertera pada bagasi, mengatakan, ia tak tahu bagasi tersebut. ”Saya sama sekali tak tahu ada bagasi itu. Tiba-tiba, petugas tangkap saya. Saya ini cuma petani di Papua, mau menengok anak istri di Bali,” katanya. (AYS)

Sumber: Kompas, 24 Januari 2015

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 25 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB