Perempuan Pertama Peraih Fields Medal

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Maryam Mirzakhani mengukir sejarah dengan menjadi perempuan pertama yang meraih penghargaan bergengsi bidang matematika, Fields Medal, dalam Kongres Internasional Matematika di Seoul, Korea Selatan, Selasa (12/8). Ahli matematika dari Iran yang menjadi pengajar di Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, itu juga dikenal dengan karya-karyanya dalam geometri kompleks.

Penghargaan itu diberikan empat tahun sekali sejak 1936 kepada dua hingga empat ilmuwan berusia di bawah 40 tahun. Prof Dame Frances Kirwan, anggota tim juri dari Universitas Oxford, Inggris, menyatakan, pandangan tradisional menganggap bidang matematika didominasi lelaki, padahal perempuan berkontribusi di bidang itu sejak beberapa abad silam. Sekitar 40 persen sarjana matematika di Inggris adalah perempuan, tetapi proporsinya turun drastis di level doktoral ke atas. ”Saya harap penghargaan ini menginspirasi kaum perempuan di seluruh dunia agar lebih percaya diri dengan kemampuan mereka dan memenangi Fields Medal di masa depan,” kata Kirwan. (BBC/AIK)

Sumber: Kompas, 14 Agustus 2014

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?
Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Berita ini 19 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:50 WIB

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Berita Terbaru

Artikel

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Senin, 9 Mar 2026 - 09:50 WIB