Home / Berita / Perbankan Digital Didorong ke Luar Jawa

Perbankan Digital Didorong ke Luar Jawa

Otoritas Jasa Keuangan semakin fokus mendorong kolaborasi perbankan dan telekomunikasi seluler untuk meningkatkan literasi keuangan atau melek keuangan melalui layanan Laku Pandai. Kolaborasi bentuk layanan seperti itu diharapkan tidak hanya terfokus di Jawa, tetapi merata ke seluruh daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon, di sela-sela peluncuran Layanan Keuangan Terhubung TCASH-BTPN Wow!, Senin (18/4), di Desa Ciampea, Bogor, Jawa Barat, menyebutkan, hingga sekarang sudah sembilan bank yang menjalankan program Laku Pandai. Ada 19 bank baru yang siap meluncurkan program itu pada 2016.

Komposisi kesembilan belas bank tersebut terdiri atas bank badan usaha milik negara, daerah, dan swasta. Secara khusus, ada sekitar enam hingga tujuh bank pembangunan daerah.

“Hal yang perlu ditekankan adalah mudahnya masyarakat menjangkau program Laku Pandai ke warga. Kolaborasi perbankan dan perusahaan telekomunikasi seluler memang penting. Kami berharap upaya ini juga diikuti dengan peningkatan kualitas infrastruktur jaringan seluler,” tutur Nelson.

Untuk perbankan, dia mendorong program Laku Pandai tidak hanya dibuka bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia bagian barat. Sebaliknya, layanan juga harus hadir di wilayah timur. Menurut dia, rendahnya melek keuangan lebih banyak terjadi di daerah itu.

Pada saat bersamaan, Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan Bank Indonesia Pungki Purnomo Wibowo mengatakan, optimalisasi teknologi informasi berpeluang besar meningkatkan penetrasi warga terhadap layanan perbankan. Tantangannya adalah keandalan dan keamanan sistem keuangan.

Layanan Keuangan Terhubung TCASH-BTPN dikembangkan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Layanan ini menghubungkan uang elektronik (mobile money) TCASH dengan rekening tabungan Laku Pandai BTPN Wow!

Direktur Utama BTPN Jerry Ng menyampaikan, nasabah BTPN Wow! sekarang mencapai 410.000 dengan jumlah agen 30.000 unit. Kolaborasi dengan Telkomsel diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua produk perusahaan. Pelanggan bisa memanfaatkan fitur uang elektronik, pembayaran daring, serta rekening tabungan tanpa dikenai biaya administrasi dan saldo minimum.

Dia menganggap juga bahwa kolaborasi dengan Telkomsel sudah tepat karena kesamaan visi, yakni menyediakan layanan ke seluruh Indonesia. Target hingga akhir 2016, nasabah BTPN Wow! meningkat menjadi 1 juta orang.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, kolaborasi bersama BTPN adalah langkah awal untuk memaksimalkan produk layanan seluler di Telkomsel. (MED)
——————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 19 April 2016, di halaman 18 dengan judul “Perbankan Digital Didorong ke Luar Jawa”.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Hujan Menandai Kemarau Basah akibat Menguatnya La Nina

Hujan yang turun di Jakarta dan sekitarnya belum menjadi penanda berakhirnya kemarau atau datangnya musim ...

%d blogger menyukai ini: