Perbankan Digital Didorong ke Luar Jawa

- Editor

Selasa, 19 April 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan semakin fokus mendorong kolaborasi perbankan dan telekomunikasi seluler untuk meningkatkan literasi keuangan atau melek keuangan melalui layanan Laku Pandai. Kolaborasi bentuk layanan seperti itu diharapkan tidak hanya terfokus di Jawa, tetapi merata ke seluruh daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon, di sela-sela peluncuran Layanan Keuangan Terhubung TCASH-BTPN Wow!, Senin (18/4), di Desa Ciampea, Bogor, Jawa Barat, menyebutkan, hingga sekarang sudah sembilan bank yang menjalankan program Laku Pandai. Ada 19 bank baru yang siap meluncurkan program itu pada 2016.

Komposisi kesembilan belas bank tersebut terdiri atas bank badan usaha milik negara, daerah, dan swasta. Secara khusus, ada sekitar enam hingga tujuh bank pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal yang perlu ditekankan adalah mudahnya masyarakat menjangkau program Laku Pandai ke warga. Kolaborasi perbankan dan perusahaan telekomunikasi seluler memang penting. Kami berharap upaya ini juga diikuti dengan peningkatan kualitas infrastruktur jaringan seluler,” tutur Nelson.

Untuk perbankan, dia mendorong program Laku Pandai tidak hanya dibuka bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia bagian barat. Sebaliknya, layanan juga harus hadir di wilayah timur. Menurut dia, rendahnya melek keuangan lebih banyak terjadi di daerah itu.

Pada saat bersamaan, Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan Bank Indonesia Pungki Purnomo Wibowo mengatakan, optimalisasi teknologi informasi berpeluang besar meningkatkan penetrasi warga terhadap layanan perbankan. Tantangannya adalah keandalan dan keamanan sistem keuangan.

Layanan Keuangan Terhubung TCASH-BTPN dikembangkan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Layanan ini menghubungkan uang elektronik (mobile money) TCASH dengan rekening tabungan Laku Pandai BTPN Wow!

Direktur Utama BTPN Jerry Ng menyampaikan, nasabah BTPN Wow! sekarang mencapai 410.000 dengan jumlah agen 30.000 unit. Kolaborasi dengan Telkomsel diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua produk perusahaan. Pelanggan bisa memanfaatkan fitur uang elektronik, pembayaran daring, serta rekening tabungan tanpa dikenai biaya administrasi dan saldo minimum.

Dia menganggap juga bahwa kolaborasi dengan Telkomsel sudah tepat karena kesamaan visi, yakni menyediakan layanan ke seluruh Indonesia. Target hingga akhir 2016, nasabah BTPN Wow! meningkat menjadi 1 juta orang.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, kolaborasi bersama BTPN adalah langkah awal untuk memaksimalkan produk layanan seluler di Telkomsel. (MED)
——————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 19 April 2016, di halaman 18 dengan judul “Perbankan Digital Didorong ke Luar Jawa”.

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 23 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB