Mengapa Pupil Mata pada Kucing Berbentuk Celah Vertikal?

- Editor

Jumat, 14 Agustus 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernah memperhatikan pupil mata kucing Anda di rumah? Tahukah Anda, pada saat-saat tertentu pupil mata hewan kesayangan Anda ini akan berbentuk celah dalam posisi vertikal?

Bentuk pupil mata kucing semacam ini, menurut hasil studi terbaru yang dipublikasikan jurnal the Science Advance, awal Agustus lalu, terkait dengan cara hewan tersebut mencari makan, yaitu memburu mangsa. Hanya saja, tidak semua predator memiliki bentuk pupil mata bercelah seperti itu.

Penelitian tentang bentuk celah pada pupil hewan tersebut dilakukan oleh Universitas California di kota Berkeley, Amerika Serikat. Para peneliti menyebutkan, bentuk celah pada pupil merupakan hal yang umum dijumpai pada predator yang aktif pada malam hari. Pupil mata berbentuk celah ini membantu hewan bersangkutan untuk mengukur jarak dengan akurat sebelum menangkap mangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peneliti juga mengungkapkan, pupil dengan bentuk celah vertikal hanya dimiliki hewan pemangsa bertubuh pendek atau bentuk badan dekat dengan tanah. Selain kucing, contoh hewan lain dengan pupil celah adalah ular dan buaya.

“Sesuatu yang mengejutkan dari studi ini adalah pupil berbentuk celah vertikal terkait dengan predator yang tubuhnya dekat ke tanah,” kata Dr William Sprague dari Universitas California, Berkeley.

“Ini menjelaskan mengapa kucing rumah juga berpupil celah vertikal, sedangkan singa dan macan tidak memiliki pupil semacam itu. Pupil macan dan singa berbentuk bulat seperti anjing dan manusia,” tambahnya.

Kesimpulan diambil setelah para ahli meneliti 214 spesies hewan darat yang hidup menapak di tanah. Mereka kemudian mempelajari berbagai bentuk pupil mata pada hewan-hewan tersebut. Dari 65 predator penyergap mangsa, 44 di antaranya memiliki pupil mata vertikal. Dari jumlah 44 tersebut, sebanyak 82 persennya memiliki tinggi pundak kurang dari 42 sentimeter.

Selain mengungkap bentuk pupil mata pada predator bertubuh pendek, peneliti juga menemukan bahwa hewan buruan seperti domba atau kambing memiliki bentuk pupil mata yang berbeda, yaitu persegi empat dengan posisi horizontal.

Hasil uji menyebutkan bahwa bentuk pupil mendatar ini memungkinkan hewan buruan ini memiliki gambaran panoramik, yaitu sudut pandang yang lebih luas sehingga bisa segera mendeteksi bahaya.

LUSIANA INDRIASARI

Sumber: Kompas Siang | 12 Agustus 2015

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 77 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB