Tricycle ITS Masuk Brebes

- Editor

Senin, 24 Oktober 2011

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak bangsa sesungguhnya mampu menciptakan karya besar di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kini tinggal sikap pemerintah dalam menghargai karya bangsanya sendiri.

Panitia dari rektorat  Institut Teknologi Surabaya (ITS) Gunawan menegaskan hal ini saat mengiringi uji coba Tricycle Surya ITS dari Jakarta-Surabaya di Indramayu, Minggu (23/10).

Sebelum menciptakan sepeda pancal yang dilengkapi panel tenaga surya, ITS juga sudah menciptakan beberapa tipe mobil tenaga surya, seperti Widya Wahana I yang sekarang disimpan di museum energi PLN, disusul Widya Wahana II, III, dan Widya Wahana IV yang lebih canggih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada satu lagi tipe mobil hemat energi ITS, yakni Sapu Angin, yang berhasil menjuarai kompetisi mobil hemat energi se-Asia di Malaysia.

Menurut Gunawan, 30 anggota rombongan, Senin ini akan masuk Brebes. Mereka terdiri atas dosen, alumni, dan karyawan ITS berusia 50-70 tahun. Semuanya mengawal Tricycle Surya dengan sepeda hingga Surabaya.

Tim, menurut Gunawan akan tiba di Surabaya 30 Okteber disambut 30 ribuan sepeda sekaligus memeriahkan Dies Natalis ITS ke-51. (di-43)

Sumber: Suara Merdeka, 24 Oktober 2011

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 10 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru