Home / Berita / Terapkan Metode Tumbuhkan Kreativitas

Terapkan Metode Tumbuhkan Kreativitas

Para guru sekolah dasar dituntut menerapkan metode pembelajaran yang dapat menumbuhkan kreativitas siswa. Kreativitas siswa dapat tumbuh jika didorong untuk belajar dari berbagai sumber dan lingkungan sekitar.

Hal tersebut disampaikan kepada sekitar 200 guru dari daerah Jabodetabek dan Bandung dalam seminar pendidikan “Peran Guru dalam Meningkatkan Karya Sains Kreatif pada Siswa SD” di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Tjut Rifameutia Umar Ali mengatakan, guru harus berinteraksi dengan cara yang memungkinkan siswa melatih keterampilan baru. “Guru harus memberikan pengalaman yang bervariasi agar siswa bisa mengeksplorasi minat mereka. Jika minatnya ditemukan, guru harus mengarahkan siswa fokus ke sana,” ujarnya.

Tjut menambahkan, siswa perlu didorong untuk mencari jawaban sendiri. Artinya, guru berperan sebagai motivator, yang tidak selalu memberikan jawaban secara langsung. Guru harus merangsang siswa untuk mencari jawaban dari berbagai sumber, seperti buku atau internet.

Selain itu, menurut Tjut, siswa juga perlu didorong untuk belajar dari sesama rekan sekelas. Dengan berdiskusi bersama anak yang seumur, siswa akan mampu menjelaskan suatu masalah dengan level pemahaman mereka sendiri.

Pada kesempatan yang sama, Novriana Sumarti, dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung, memaparkan, siswa perlu didorong untuk melakukan observasi dari kehidupan sehari-hari.

Salah satu cara, anak diajak mengobservasi apa yang terjadi saat perjalanan dari sekolah ke kantor. “Misalnya, selama perjalanan dia batuk-batuk karena polusi udara. Tanyakan apa penyebab polusi dan bagaimana mengatasinya,” ujar Novriana.(C04)

Sumber: Kompas Siang | 22 Maret 2016

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Mahasiswa Universitas Brawijaya ”Sulap” Batok Kelapa Jadi Pestisida

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang membantu masyarakat desa mengubah batok kelapa menjadi pestisida. Inovasi itu mengubah ...

%d blogger menyukai ini: