
Berita | Energi | Rabu, 19 November 2025 - 16:44 WIB
Pagi selalu datang perlahan di desa-desa Indonesia. Di antara kabut tipis yang menggantung, para petani biasa membakar tumpukan jerami setelah panen. Asap putih naik…

Artikel | Berita | Biologi | Rabu, 12 November 2025 - 20:57 WIB
Di era ketika wajah, suara, dan sidik jari dibaca oleh mesin, batas antara keamanan dan pengawasan kian kabur. Artikel ini menelusuri sejarah biometrik dan…

Berita | Sabtu, 1 November 2025 - 13:01 WIB
Lebih dari dua puluh tahun sejak pertama kali digelar pada 1999, Habibie Award terus menjadi salah satu penghargaan paling bergengsi di Indonesia bagi insan…

Fiksi Ilmiah | Sabtu, 18 Oktober 2025 - 13:23 WIB
Kabut tipis pagi itu bergelayut di atas lembah Meratus. Embun menggantung di daun rumbia, dan dari kejauhan suara burung enggang sesekali memecah keheningan. Hutan…

Fiksi Ilmiah | Sabtu, 18 Oktober 2025 - 12:10 WIB
Kabut turun lebih cepat dari biasanya pagi itu.Dari jendela penginapan kayu yang menghadap lembah, Nirmala melihat hamparan pohon salagundi berlapis embun tipis, berkilat seperti…

etika | Fiksi Ilmiah | Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:46 WIB
Laboratorium itu tidak pernah benar-benar tidur.Bahkan ketika seluruh gedung riset sudah gelap, hanya satu ruangan di lantai bawah tanah yang tetap berdenyut lembut oleh…

Berita | profesi | psikologi | Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:30 WIB
Di sebuah ruangan berkapur putih, deretan kursi berjarak rapi. Lampu neon menatap lurus ke meja-meja yang dipenuhi kertas, layar, dan pena. Seorang anak menunduk,…

Profil Ilmuwan | Sosok | Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:03 WIB
Pada pagi yang lengang di kampus Universitas Indonesia, kisah lama masih kerap berbisik dari ruang-ruang kuliah Fakultas Psikologi. Di antara dinding yang dingin, orang-orang…

Berita | Kimia | Rabu, 1 Oktober 2025 - 19:43 WIB
Pada suatu malam musim dingin tahun 1869 di St. Petersburg, seorang pria berkacamata tebal duduk di meja kayu yang penuh kartu. Di atas kartu-kartu…

fiksi | Fiksi Ilmiah | Selasa, 29 Juli 2025 - 17:00 WIB
Pulau itu tak bernama di peta. Ia hanya dicatat sebagai XY-17B dalam catatan ekspedisi Biogen, perusahaan bioteknologi multinasional yang mencium “potensi farmakogenetik luar biasa”…