Modul Pelatihan dengan Sistem Daring Tak Bisa Digunakan di Pedalaman

- Editor

Senin, 16 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Modul pelatihan Uji Kompetensi Guru yang didistribusikan menggunakan sistem daring harus dibenahi. Sebab, modul tersebut tidak dapat digunakan para guru yang bertugas di daerah pedalaman Papua yang minim akses jaringan telekomunikasi.

Hal ini disampaikan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Papua Adrian Howay di Jayapura, Minggu (15/7/2018). Adrian mengatakan, modul pelatihan yang dikirimkan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) melalui sistem daring tak dapat digunakan secara merata di Papua. Sebab, kendala minimnya ketersediaan jaringan internet di daerah pedalaman seperti kawasan pegunungan tengah Papua.

“Guru di daerah pedalaman tak bisa menjangkau pusat kota untuk mengunduh materi pelatihan dari P4TK tersebut karena minimnya sarana transportasi, ” kata Adrian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, para guru di daerah pedalaman mengikuti Uji Kompetensi Guru agar dapat masuk dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) tanpa persiapan sama sekali. Padahal, guru baru mendapat sertifikasi jika mengikuti PPG.

KOMPAS/ESTER LINCE NAPITUPULU–Mendikbud Muhadjir Effendy dalam kunjungan kerja ke Kabupaten mimika, Papua, juga berdialog dengan para guru. Kualitas guru masih jadi tantangan di kawasan indonesia timur.

Kondisi ini menyebabkan guru yang lulus uji kompetensi guru di Papua sangat minim. Dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) yang terakhir pada tahun 2017 diikuti sebanyak 2.564 guru dari 28 kabupaten dan 1 kota di Papua. Namun, guru yang berhasil lulus tes UKG hanya 163 orang.

Sebanyak 2.401 guru yang tidak lulus UKG karena nilai ambang batas yang ditentukan tim penilai, yakni poin 56 untuk guru umum dan 60 bagi guru kejuruan.

“Rata-rata guru yang lulus UKG berasal dari daerah perkotaan. Seharusnya ada pelatihan secara tatap muka sehingga para guru lebih optimal mempersiapkan diri sebelum menghasilkan tes UKG, ” tutur Adrian.

Ia berpendapat, pemda berperan untuk menyediakan pelatihan bagi para guru di daerah pedalaman sebelum menghadapi UKG.

“Pemda juga harus bertanggung jawab untuk menyediakan anggaran pelatihan. Masalah pelatihan guru bukan hanya urusan P4TK, ” tambahnya.

Kepala P4TK dan Pendidikan Luar Biasa Papua dan Papua Sam Yhong mengakui, kualitas guru di Papua masih belum optimal sehingga belum semuanya dapat melalui tes UKG.

“Saya akan mengajak jajaran P4TK di 12 provinsi untuk membantu memberikan pelatihan bagi guru bidang studi di Papua. Tujuannya untuk menghasilkan tenaga guru yang berkualitas,” ujarnya.–FABIO M LOPES COSTA

Sumber: Kompas, 16 Juli 2018

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 23 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB