Mobil Tesla Roadster dan Starman Sudah Lewati Orbit Mars

- Editor

Rabu, 7 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masih ingat dengan mobil listrik Tesla Roadster dan boneka Starman yang diluncurkan ke Mars pada Februari 2018? Setelah menempuh perjalanan hampir sembilan bulan, kendaraan dan penumpangnya itu kini telah melampaui orbit Mars. Selanjutnya, dia akan menempuhi orbitnya untuk terus mengelilingi Matahari.

Tesla Roadster adalah mobil listrik produksi Tesla Motors, perusahaan milik Elon Musk. Maneken Starman duduk di belakang kemudi dengan menggunakan baju luar angkasa. Mobil dan maneken tersebut merupakan muatan uji atau simulator untuk uji coba peluncuran roket Falcon Heavy yang dibuat oleh perusahaan Space X, perusaan lain milik Musk.

SPACEX/TWITTER–Starman dan mobil Tesla Roadster berjalan melintasi luar angkasa dengan latar belakang Bumi. Citra diambil dari salah satu kamera yang ditempatkan di mobil tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Roket Falcon Heavy adalah roket peluncur swasta pertama yang diluncurkan ke luar angkasa. Roket yang diluncurkan di Pusat Antariksa Kennedy, Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada 6 Februari 2018 waktu setempat. Peluncuran roket itu mengikis peran lembaga-lembaga antariksa negara yang selama hampir 75 tahun menguasai eksplorasi luar angkasa.

Dari data whereisroadster.com, orbit Mars itu berhasil dilampaui pada Jumat (2/11/2018). Hingga Senin (5/11/2018) malam, kendaraan itu sudah berada pada jarak 289,3 juta kilometer (km) dari Bumi atau 213,3 juta km dari Mars. Mobil itu bergerak menjauhi Bumi dengan kecepatan 15,6 km per detik atau 56.200 km per jam.

“Pemberhentian berikutnya, restoran di ujung alam semesta,” seperti dikutip dari akun Twitter Space X pada Sabtu (3/11/2018). Kalimat itu mengacu pada judul novel ‘The Restaurant at the End of Universe’ (1980) yang merupakan novel kedua dari lima seri novel fiksi ilmiah ‘Hitchhiker’s Guide to the Galaxy’.

SPACEX/TWITTER–Posisi dan lintasan mobil Tesla Roadster pada 3 November 2018.

Seperti yang disampaikan Pimpinan Eksekutif Tertinggi (CEO) Space X Elon Musk sebelumnya, Tesla Roadster tidak diarahkan menuju Sabuk Asteroid, kawasan antara planet Mars dan Jupiter yang banyak berisi batuan asteroid. Saat menjelang Sabuk Asteroid, Tesla Roadster akan berbalik menuju Matahari untuk bergerak kembali mengelilingi Matahari.

Dari simulasi terhadap periode orbit Tesla Roadster, kendaraan itu akan mendekati Bumi hingga pada jarak beberapa ratus kilometer dari Bumi pada 2091. Mobil itu juga diperkirakan akan berakhir dengan menabrak Bumi atau Venus pada puluhan juta tahun ke depan.

“Dalam 1 juta tahun ke depan, mobil itu berpeluang menabrak Bumi sebesar 6 persen dan berisiko menabrak Venus dengan peluang sebesar 2,5 persen,” tulis space.com.–M ZAID WAHYUDI

Sumber: Kompas, 6 November 2018

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?
Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Berita ini 18 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:50 WIB

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Berita Terbaru

Artikel

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Senin, 9 Mar 2026 - 09:50 WIB