Mahasiswa Tawarkan Inovasi Lingkungan

- Editor

Sabtu, 12 September 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat kelompok mahasiswa Indonesia memenangi penghargaan ”Big Ideas Competition for Urban Issues Using Data Innovation”. Kompetisi itu untuk mencari solusi masalah kesejahteraan, transportasi, dan lingkungan. Kompetisi diikuti 208 peserta dari Indonesia, India, Korea, dan Malaysia.

Ada 10 tim pemenang, termasuk empat dari Indonesia. Pemenang dari Indonesia mengajukan inovasi pencatatan kerusakan jalan di Yogyakarta, sistem peringatan dini demam berdarah di Jakarta, aplikasi angkot untuk sopir dan penumpang di Bandung, serta sistem pengawasan bakau. United Nations Resident Coordinator in Indonesia Douglas Broderick dalam acara penghargaan di Jakarta, Kamis (10/9), mengatakan, empat proyek dari Indonesia itu sesuai kebutuhan Indonesia dan bisa diterapkan di kota lain secara global. Kompetisi disponsori Korean National Information Society Agency, Korean Ministry of Science, ICT, Bappenas, dan United Nations’ Pulse Lab Jakarta. (*/ELN)

525 Asia Urban Issues Competition

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CJVcRchUAAAAgT2

 

 

 

 

 

 

———–

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 12 September 2015, di halaman 11 dengan judul “Langkan”.

Informasi terkait

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan
Biomedis atau Teknik Biomedis?
Berita ini 17 kali dibaca

Informasi terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya

Sabtu, 26 September 2026 - 21:10 WIB

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Berita Terbaru

Artikel

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:10 WIB