KCIC Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirancang untuk 100 Tahun: Dibangun Teliti, Pengawasan Berlapis

- Editor

Senin, 4 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Cepat Indonesia China atau PT KCIC memastikan bahwa pembangunan prasarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung dilakukan dengan aman dan sesuai standar yang sudah ditetapkan. Pembangunan prasarana ini diawasi dengan ketat mengingat konstruksinya dirancang untuk masa pakai hingga 100 tahun.

GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan setiap langkah pembangunan yang dilakukan telah melewati pengujian, dan pengecekan. Termasuk pengawasan spesifikasi dan standar bangunan yang ketat dari berbagai pihak.

“Dalam masa konstruksi, setiap pembangunan prasarana dilakukan dengan penuh ketelitian dan pengawasan berlapis. Ini dilakukan agar prasarana kereta cepat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan aman digunakan,” ujar Eva lewat keterangan tertulis dikutip Rabu, 30 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pengujian dan pengecekan yang melibatkan konsultan independen, PT KCIC juga berkolaborasi dengan Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Tujuannya untuk melakukan pengujian rancang bangunan dan keamanan serta kelayakan jembatan maupun terowongan kereta cepat.

PT KCIC juga melibatkan Kementerian Perhubungan untuk penerbitan izin operasi prasarana kereta cepat. Hal ini menjadi salah satu bagian untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi aman dan laik sehingga bisa dioperasikan untuk melayani masyarakat.

“Jadi untuk kualitas prasarana kereta cepat ini kami tidak main-main,” tutur Eva.

Pengawasan dan pengujian berlapis ini, kata dia, menjadi salah satu wujud dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan kereta cepat yang aman dan nyaman. “Kami selalu berupaya untuk memastikan agar semuanya memiliki kualitas terbaik untuk masyarakat,” ucap dia.

Eva pun menambahkan setiap prasarana yang diselesaikan pihak kontraktor melewati proses pengujian dan pengecekan ketat. Saat pembangunan sudah selesai, dilakukan proses verifikasi dokumen hingga pengecekan hasil fisik dan pekerjaan di lapangan.

Pengecekan tersebut juga oleh tim internal dan konsultan independen untuk memastikan standar dan kualitas pembangunan yang dilakukan. Jika hasil pembangunan sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, maka pekerjaan pembangunan baru diserahterimakan dan dilakukan pembayaran pada kontraktor.

“Kami mengedepankan good corporate governance. Jadi pekerjaan dari kontraktor baru bisa dilakukan serah terima dan dilakukan pembayarannya jika segala sesuatunya telah sesuai,” kata Eva menjelaskan lebih jauh soal pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut.

Reporter:Moh. Khory Alfarizi

Editor:Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Sumber: Tempo.co, Rabu, 30 Agustus 2023

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 24 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru