Home / Artikel / Jambu Biji Merah Sumber Likopen

Jambu Biji Merah Sumber Likopen

JAMBU biji merah merupakan tanaman perdu bercabang banyak. Tanaman itu dapat tumbuh di daerah rendah dan tinggi. Pohon jambu dapat setinggi 12 m dengan besar buah bervariasi dari berdiameter 2,5 cm sampai lebih dari 10 cm. Jambu biji yang digemari umumnya berdaging lunak, tebal, dan berwarna merah dengan rasa manis dan segar, berbiji sedikit, dan berukuran besar.

Jambu biji merah mengandung berbagai zat gizi yang dapat dijadikan obat. Parimin (2007) menyatakan, 100 gr jambu biji masak segar mengandung 0,9 gr protein, 0,3 gr lemak, 12,2 gr karbohidrat, 14 mg kalsium, 28 mg fosfor, 1,1 mg zat besi, dan 86 gr air dengan total kalori 49 kalori. Kandungan vitamin C jambu biji merah dua kali lipat dari jeruk manis yang hanya 49 mg per 100 gr buah. Kandungan vitamin C optimum terjadi pada saat buah akan matang.

Selain vitamin C, jambu biji merah mengandung likopen. Likopen adalah senyawa karotenoid (pigmen penting dalam tumbuhan yang memberikan warna merah) yang memiliki aktivitas antioksidan untuk menangkal radikal bebas, sehingga melindungi tubuh dari serangan beberapa jenis penyakit, antara lain kanker. Kandungan likopen jambu biji merah melimpah, yakni 5.200 mg per 100 gr buah — peringkat kedua, setelah tomat. Likopen juga salah satu senyawa fitokimia atau fitonutrien yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti senyawa karotenoid lain, yakni xantin dan lutein.

Kegunaan Likopen
Kegunaan utama likopen menghambat kemunduran fungsi fisik dan mental, antara lain membuat manusia tak mudah pikun. Likopen juga mencegah kanker pankreas, mulut rahim, dan saluran pencernaan. Riset epistemologis likopen oleh peneliti Italia mencakup 2.706 kasus kanker rongga mulut, tekak, kerongkongan, lambung, usus besar dan dubur, jika meningkatkan konsumsi likopen, khususnya pada jambu biji yang berdaging buah berwarna merah, memberikan efek perlindungan pada tubuh.

Likopen dalam jambu biji merah mencegah ampuh penyakit kanker, terutama kanker prostat. Studi dari Harvard University menemukan bukti dalam penelitian terhadap 48.000 laki-laki, responden yang paling banyak menambahkan asupan likopen dalam menu diet resiko kanker prostat menurun 45%. Penelitian Yale University yang melibatkan 473 pria menunjukkan fakta pria yang bebas kanker prostat punya lebih banyak kadar likopen dalam darah ketimbang penderita kanker.

Sesungguhnya pria tak memerlukan obat kuat untuk mendongkrak gairah seksual. Dengan meningkatkan konsumsi jambu biji merah secara teratur, hidup sehat dan bahagia bukan impian bagi mereka. Likopen diyakini dapat meningkatkan jumlah dan memperbaiki struktur sperma serta meningkatkan vitalitas. Jadi likopen otomatis meningkatkan fertilitas pria.

Sebuah penelitian di India terhadap 30 pasangan yang tak subur membuktikan, sperma pria yang mengonsumsi likopen 20 mg tiga bulan terus-menerus meningkat 67%. Perbaikan struktur sperma mereka pun meningkat 63% dan kecepatan sperma meningkat 73%.

Pemberian jus jambu biji merah sebagai salah satu cara meningkatkan trombosit boleh dibilang sudah jadi tradisi dalam masyarakat saat terserang demam berdarah dengue (DBD). Sebab, selama ini pengobatan penderita DBD masih bersifat suportif, yaitu mengatasi kehilangan cairan plasma akibat peningkatan permeabilitas pembuluh darah kapiler. Dokter Ety dari RS Mitra Keluarga menyatakan, mengonsumsi jus jambu biji merah hanya memperbaiki kondisi tubuh supaya tetap fit sehingga terhindar dari serangan DBD. Tak ada korelasi antara jus jambu biji merah dan DBD.

Kini, produk olahan jambu biji merah sudah banyak dan mudah diperoleh di pasaran dengan berbagai merek. Produk olahan berupa jus dalam cup gelas, botol plastik, dan botol kertas memudahkan masyarakat mengonsumsi. Ada yang dibuat jeli dalam cup plastik dan didinginkan dalam lemari pendingin. Setelah mengental, jeli jambu biji merah dapat langsung diminum.

Jambu biji merah pun dapat dibuat tepung untuk membuat minuman instan, suplemen dalam makanan bayi, dan produk lain. Semua produk olahan itu merupakan sumber likopen yang berguna bagi kesehatan tubuh kita. (51)

Dece Elisabeth Sahertian, magister biologi Program Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, penerima Beasiswa Unggulan 2010 Kemendiknas, dan Martanto Martosupono, dosen Program Pascasarjana UKSW

Sumber: Suara Merdeka, 9 Mei 2011

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Menunggu Jendela bagi Fisika Baru

PARA fisikawan yang berasal dari 11 institusi dari Amerika Serikat, Rusia, Jepang, dan Jerman, yang ...

%d blogger menyukai ini: