Bali Percontohan Pelibatan Swasta

- Editor

Selasa, 19 April 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajemen penanggulangan bencana di Bali menjadi percontohan daerah lain karena berhasil melibatkan swasta dalam upaya mitigasi. Selain menerbitkan sertifikasi siaga bencana untuk perhotelan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali juga menjalin kesepakatan dengan hotel- hotel di kawasan pesisir agar menyediakan ruang evakuasi tsunami yang bisa diakses publik.

“Pelibatan swasta dalam penanggulangan bencana sangat penting, tetapi praktiknya tak mudah. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bali berhasil melakukannya. Ini BPBD terbaik di Indonesia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho pada lokakarya penguatan kapasitas wartawan dalam penanggulangan bencana, Senin (18/4), di Denpasar.

Salah satu kunci keberhasilan BPBD di Bali karena diisi sumber daya dengan kapasitas baik di bidang kebencanaan. “Di daerah lain, BPBD identik dengan pejabat buangan dan diganti-ganti. Di Bali, BPBD ditangani baik, dapat anggaran memadai,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono juga mengapresiasi kinerja BPBD Bali. “Kami sudah membangun puluhan sirene tsunami di Indonesia, tetapi hanya BPBD Bali yang mau menerima dan merawat. Itu karena mereka menganggap penting sirene tsunami ini dan mau mengalokasikan anggaran perawatan,” ujarnya.

Selama ini, pengurangan risiko bencana masih kerap dilihat kalangan swasta Indonesia sebagai beban ekonomi, bukan investasi. Belum banyak pelaku wisata dan industri di kawasan rentan bencana terlibat dalam pengurangan risiko bencana. Bahkan, mereka cenderung menafikan kerentanan di wilayah mereka.

Daryono mencontohkan, belum lama pihaknya membuat sosialisasi kerentanan gempa dan tsunami di Pandeglang dan Anyer, Banten. Namun, justru muncul reaksi negatif dari pihak perhotelan. Alasannya, mengganggu arus wisatawan. “Pihak swasta masih banyak yang menolak informasi kerentanan daerahnya,” ujarnya.

Bali tergolong kawasan paling rentan terdampak gempa dan tsunami. “Ada dua zona kegempaan mengepung Bali, dari zona subduksi di selatan pulau dan sesar di utara,” ucapnya. Kawasan utara Bali berulang kali dilanda tsunami, tahun 1815, 1818, 1857, dan 1917.

Menurut Kepala Pusat Pengendalian Operasi BPBD Bali Gde Made Jaya Serata, kalangan swasta di Bali, khususnya pihak perhotelan, sudah menganggap penting mitigasi bencana tsunami. Pada 2014, sertifikasi siaga bencana diberikan kepada 23 hotel. Tahun 2015, ada 15 hotel yang mendapat sertifikat.

“Sertifikasi ini akan dievaluasi setiap tiga tahun dan gratis. Kami libatkan BMKG, dinas PU, dan berbagai pihak untuk sertifikasi ini,” ujar Jaya. (AIK)
——————–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 19 April 2016, di halaman 14 dengan judul “Bali Percontohan Pelibatan Swasta”.

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 22 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB