Anti Aging Anti Aging Inovasi Sukses di Malaysia

- Editor

Sabtu, 26 Mei 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKP) Universitas Airlangga, Surabaya, meraih special award dan medali perak dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) Competition di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-12 Mei. Mereka memenangkan juara berkat presentasi inovasi mereka, yaitu semprotan kecantikan dari ekstrak biji labu kuning hingga anti penuaan.

Prestasinya adalah Rahmatul Habibah, Agustina Lia Fitriani, Asih arama Anindhia, dan Rizki Jian Utami.

“Kami menyajikan topik ‘ Beauty spray of cucurbita moschata untuk anti penuaan ‘. Kami menyajikan secara lisan di depan dua juri dari negara lain tentang bagaimana inovasi kami. Bagaimana kami membuatnya, berapa harganya, bagaimana analisis SWOT, bagaimana penelitiannya di masa depan, dan seterusnya, “kata Lia, salah satu anggota tim yang dikutip di situs web Unair, Selasa (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di atas presentasi, delegasi UNAIR menerima penghargaan khusus dari Asosiasi Kekayaan Intelektual Penemuan Dunia (WIIPA) Taiwan, sebuah organisasi sosial internasional nirlaba penemuan. Termasuk mendapatkan medali perak dari ajang WYIE.

Lia mengatakan, ide awal dari inovasi adalah jumlah orang di era saat ini, terutama wanita, yang sibuk dengan pekerjaan mereka. Mereka tidak punya waktu untuk melakukan perawatan wajah.

DOKUMENTASI–(Kiri ke kanan): Agustina Lia Fitriani, Asih Parama Anindhia, Rahmatul Habibah, dan Rizki Jian Utami foto bersama di stan ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) Competition, di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-12 Mei lalu. Para mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya diberikan penghargaan.

“Kami berinovasi untuk membuat perawatan kulit praktis. Bisa dibawa kemana saja. Dan, tentu saja, murah dan mudah didapat. Akhirnya kami berpikir untuk membuatnya dari biji labu kuning atau biji pumkin . Kandungannya setara dengan biji bunga matahari yang kaya akan vitamin E, caratenoid, antioksidan potasium, dan anti penuaan esensi, “jelasnya.

Bahan-bahan itu, lanjut Ika, bisa membantu meregenerasi kulit mati sehingga bagus untuk anti penuaan .

Para peserta berasal dari berbagai negara, antara lain, Arab Saudi, Taiwan, Thailand, Korea, Malaysia, Makau, dan Indonesia. Mereka adalah siswa SMP, pelajar, dosen, dan peneliti. Sementara itu, dari Indonesia, ada 70 tim yang berangkat. Salah satunya dari FKP Unair.

Sebelum berangkat ke kompetisi di Kuala Lumpur, setiap peserta harus mengikuti tahap seleksi. Pemilihan abstrak adalah yang paling awal. “Tim kami membuat inovasi kecantikan trendi, yaitu semprotan kecantikan dari biji labu kuning hingga anti penuaan (penuaan),” tambahnya.

Dari kompetisi tersebut, Lia mengaku memiliki pengalaman yang kaya. Pertama, ia dapat membawa nama UNAIR, terutama FKP secara internasional melalui inovasi penelitian. Kedua, kemampuan bahasa Inggris Lia semakin kuat.

“Selain itu, kita bisa mengenal banyak orang. Khususnya investor dari berbagai negara. Kami juga berkesempatan melihat budaya negara lain, “kata Lia. (NAR)–NASRULLAH NARA

Sumber: Kompas, 24 Mei 2018

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 15 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB