Home / Berita / Xiaomi Ingin Boyong Keberhasilan dari India

Xiaomi Ingin Boyong Keberhasilan dari India

Xiaomi memiliki target yang ambisius untuk menjadi raja di pasar ponsel Indonesia dalam waktu singkat. Mereka punya pengalaman sukses dalam menguasai pasar di India.

Merek ponsel dari China itu masuk ke India sejak tahun 2014 dan saat ini pangsa pasarnya sudah bertengger di nomor dua dengan penguasaan 25,5 persen, terpaut tipis dengan Samsung yang ada di nomor satu dengan pangsa pasar 26 persen. Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi mengaku optimistis dalam kuartal empat tahun ini posisi nomor satu bisa diraih.

“Dan kami ingin melakukan hal serupa di Indonesia,” kata Shi di tengah acara media di Jakarta, Rabu (1/10).

Dia memastikan bahwa Xiaomi sudah menaruh mata kepada potensi pasar yang dimiliki oleh Indonesia. Meski belum banyak berbicara mengenai rencana yang lebih detail, Shi mengungkapkan bahwa salah satu wujud perhatian itu adalah rencana kehadiran orang nomor satu di perusahaan ini, yakni Lei Jun ke Indonesia pada bulan terakhir tahun 2017.

India memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Indonesia seperti jumlah penduduk, tingkat ekonomi, serta kecenderungan untuk sensitif dengan harga. Xiaomi tidak sekadar menawarkan ponsel mereka tapi juga membangun pabrik perakitan di India.

Terkait rencana tersebut di Indonesia, Shi meminta pertanyaan itu untuk dijawab oleh Jun saat dia tiba di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga memperkenalkan rencana perusahaan itu untuk meluncurkan ponsel pintar dengan harga Rp 1,5 juta dan dijual secara kilat di toko daring JD.id. Spesifikasi yang dimiliki ponsel ini adalah RAM 2 gigabita dan penyimpanan internal 16 gigabita tanpa meninggalkan kemampuan untuk menerima kartu memori dengan kapasitas hingga 128 gigabita.

KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO–Kamera 13 megapiksel yang dimiliki Redmi Note 5A memiliki fitur phase detection auto focus yang memungkinkan pengambilan gambar yang gegas. Begitu pula kamera depan 5 megapiksel dengan bukaan f/2.0 membuat ponsel seharga Rp 1,5 juta ini andal di kondisi gelap.

Terkait kartu memori, hal itu tidak akan mengorbankan fitur kartu SIM ganda yang selama ini ditemui di ponsel-ponsel lain. Terdapat tiga slot kartu, dua kartu SIM 4G dan satu kartu memori sehingga tidak perlu mengorbankan salah satu.

Spesifikasi baterai yang digunakan dalam ponsel ini mencapai 3.080 mAh memungkinkan pemakaian ponsel hingga seharian. Kamera utama 13 megapiksel dengan fitur phase detection auto focus didampingi kamera depan 5 megapiksel dengan bukaan lebar membuatnya gegas mengambil gambar di kondisi cahaya temaram.

Dengan bentang layar 5,5 inci yang dilindungi teknologi Gorilla Glass, ponsel ini akan mulai dijual pada tanggal 9 November mendatang dalam dua varian warna yakni emas dan abu-abu.

Sumber: Kompas, 2 November 2017

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: