STAN Jadi Politeknik, Kuliah Tetap Gratis

- Editor

Selasa, 10 November 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau STAN di bawah Kementerian Keuangan berubah status menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN. Perubahan itu guna meningkatkan kualitas serta membuka peluang peningkatan pendidikan hingga jenjang doktor.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro dalam acara peresmian bertajuk “STAN Transformation Day” di Kampus STAN, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (9/11), mengatakan, perubahan status menjadi politeknik atau pendidikan tinggi vokasi merupakan upaya memenuhi aturan soal pendidikan kedinasan. Selama ini, STAN memiliki empat jurusan dengan 10 program studi hanya untuk jenjang diploma I, III, dan IV.

Sekolah-Tinggi-Akuntansi-Negara1“Terbuka peluang bagi PKN STAN untuk menjadi perguruan tinggi pada umumnya, bahkan membuka program S-2 dan S-3 terapan. Ini peluang bagus untuk menghasilkan pengelola keuangan bermutu,” kata Bambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri Dharma
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kemenkeu Sumiyati mengatakan, dengan perubahan itu, PKN STAN tidak sekadar melaksanakan pendidikan. Lembaga itu juga menjunjung tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Pembiayaan tetap dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sehingga mahasiswa berkuliah gratis. “Untuk pendaftaran, memang membayar. Namun, biaya kuliah gratis,” kata Sumiyati. Dia menambahkan, lulusan PKN STAN tidak lagi hanya untuk memenuhi kebutuhan Kemenkeu, tetapi juga untuk pemerintah daerah hingga pemerintah desa dan lembaga lain yang ada kaitannya dengan penggunaan keuangan negara.

Direktur PKN STAN Kusmanadji mengatakan, alokasi APBN untuk STAN Rp 88 miliar. Mulai tahun 2016, mahasiswa yang lolos seleksi masuk juga harus lulus tes kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil. Dengan demikian, seusai lulus nanti akan menjadi PNS. (ELN)
—————————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 10 November 2015, di halaman 11 dengan judul “STAN Jadi Politeknik, Kuliah Tetap Gratis”.

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?
Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia
Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN
Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten
Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker
Lulus Predikat Cumlaude, Petrus Kasihiw Resmi Sandang Gelar Doktor Tercepat
Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel
Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina
Berita ini 3 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 24 April 2024 - 16:17 WIB

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?

Rabu, 24 April 2024 - 16:13 WIB

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 April 2024 - 16:09 WIB

Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN

Rabu, 24 April 2024 - 13:24 WIB

Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten

Rabu, 24 April 2024 - 13:20 WIB

Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker

Rabu, 24 April 2024 - 13:06 WIB

Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel

Rabu, 24 April 2024 - 13:01 WIB

Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina

Rabu, 24 April 2024 - 12:57 WIB

Soal Polemik Publikasi Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Minta Semua Pihak Objektif

Berita Terbaru

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
07-12-2018

Berita

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 Apr 2024 - 16:13 WIB