Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menganugerahkan Penghargaan Sarwono Prawirohardjo XIII (Sarwono Award XIII) kepada ahli geofisika/seismologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Sri Widiyantoro.
Penganugerahan berlangsung dalam acara yang merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 LIPI, berlangsung di Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (25/8/2014).
Kepala LIPI Lukman Hakim menuturkan, penghargaan Sarwono Prawirohardjo telah dilaksanakan sejak 2001 sebagai bentuk apresiasi LIPI sebagai lembaga keilmuan yang terbesar dan tertua di Indonesia terhadap prestasi ilmiah serta dedikasi yang telah dicapai oleh para ilmuwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut catatan, saat ini Sri Widiyantoro menjabat sebagai Dekan dan Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Puluhan makalah ilmiah dan buku tentang geofisika telah dipublikasikannya, baik nasional maupun internasional.
Selain itu, Sri juga meraih banyak penghargaan atas penelitiannya untuk melihat isi dari lempeng bumi melalui getaran yang dihasilkan oleh bumi. Dalam kepakarannya, ahli seismologi itu saat ini menjadi Ketua Umum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), anggota dari ICSU Regional Office for Asia and the Pacific (ROAP), dan National Correspondent di International Association of Seismology and Physics of the Earth’s Interior (IASPEI).
Pada rangkaian perayaan HUT ke-47 LIPI itu, selain penganugerahan Sarwono Award, juga dilangsungkan Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture (SML) XIV dengan menampilkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Fasli Jalal sebagai pembicara. Fasli menyampaikan orasi bertajuk “Bonus Demografi: Tantangan Penelitian untuk Pengabdian dalam Pembangunan Negeri dan Bangsa”.
Menurut Lukman Hakim, penyelenggaraan “Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture” dan “Sarwono Award” merupakan bagian dari tradisi LIPI sebagai lembaga keilmuan yang terkemuka di Indonesia. “Kami berupaya untuk perduli terhadap prestasi ilmiah dan dedikasi anak bangsa dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Dijelaskan, Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture (SML) dan Penghargaan Sarwono Prawirohardjo merupakan kegiatan keilmuan LIPI yang diselenggarakan setiap tahun dalam puncak acara HUT LIPI yang jatuh pada 23 Agustus.
Dua kegiatan ini juga merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa Prof. Dr. Sarwono Prawirohardjo (almarhum) sebagai Bapak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sekaligus Ketua Pertama LIPI.(Agus Ibnudin/A-89)
Sumber: Pikiran Rakyat, Selasa, 26 Aug, 2014
————
Pakar Gempa ITB Raih Sarwono Award LIPI 2014
Prof Dr Sri Widiyantoro meraih Penghargaan Sarwono Prawirohardjo (Sarwono Award) XIII dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Senin, 25 Agustus 2014. Sri Widiyantoro adalah ahli geofisika dan seismologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kepala LIPI Prof Dr Lukman Hakim dalam acara pemberian penghargaan di Auditorium LIPI menyatakan Sri Widiyantoro telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan di bidang seismologi. (Baca juga: Gempa Cile Picu Tsunami)
“Karya besarnya adalah mengembangkan teknik pencitraan tomografi menggunakan data gelombang seismik yang dibangkitkan saat terjadi gempa bumi,” kata Lukman.
Penelitian Sri Widiyantoro, yang sebelumnya menjadi bahan perdebatan di kalangan pakar ilmu kebumian dunia, telah diterbitkan dalam berbagai jurnal ilmiah, seperti Nature, Science, dan Journal of Geophysical Research. Hasil risetnya telah banyak dirujuk oleh banyak pihak dan terindeks di Scopus.
“Berbagai publikasi ini sampai sekarang telah disitat oleh para peneliti, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Sri Widiyantoro dalam pidato sambutannya. Berdasarkan data Scopus per 7 Agustus 2014, publikasinya telah membuahkan 2.385 kutipan.
Saat ini Sri Widiyantoro merupakan guru besar sekaligus Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Pria 52 tahun kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah, ini telah mempublikasikan puluhan makalah ilmiah dan buku tentang geofisika, baik dalam tingkat nasional maupun internasional. Ia meraih banyak penghargaan atas penelitiannya untuk melihat isi lempeng bumi melalui getaran yang dihasilkan oleh bumi. (Baca juga: Gempa 6,7 SR Bayangi Lembang)
Atas kepakarannya, Sri Widiyantoro kini menjadi Ketua Umum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), anggota ICSU Regional Office for Asia and the Pacific (ROAP), dan koresponden nasional di International Association of Seismology and Physics of the Earth’s Interior (IASPEI).
Selain menganugerahkan Sarwono Award, LIPI juga menggelar perhelatan kuliah terbuka Sarwono Prawirohardjo Lecture XIV yang disampaikan oleh Kepala BKKBN Prof Dr Fasli Jalal. Fasli membacakan naskah orasi ilmiah berjudul “Bonus Demografi: Tantangan Peneliti untuk Pengabdian yang Konkret dalam Pembangunan Negara dan Bangsa”.
Penganugerahan Penghargaan Sarwono Prawirohardjo dan Sarwono Prawirohardjo Lecture adalah kegiatan keilmuan LIPI yang diselenggarakan sejak 2001 sebagai puncak peringatan hari ulang tahun LIPI pada 23 Agustus. Dua kegiatan tahunan ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa mendiang Prof Dr Sarwono Prawirohardjo sebagai ketua pertama LIPI sekaligus Bapak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
MAHARDIKA SATRIA HADI
Sumber: Tempo.co, Senin, 25 Agustus 2014 | 15:53 WIB