Saatnya Berita Berbasis Data

- Editor

Jumat, 24 November 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kompas” Raih Penghargaan AJI dan Kemenag
Di era digital dan keterbukaan informasi, berbagai data dari lembaga pemerintah dan swasta dapat diakses dengan mudah. Saatnya jurnalis mengoptimalkan hal itu sebagai bagian dari penguatan liputan. Data yang akurat jadi kekuatan melawan berita bohong atau hoaks.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memberikan penghargaan pemenang kompetisi Indonesia Data Driven Journalism 2017 kategori media cetak kepada wartawan harian Kompas, Ester Lince Napitupulu. Penghargaan ini diberikan kepada jurnalis media yang menggunakan data sebagai sumber liputan dan mengolahnya menjadi berita menarik dan menyajikan fakta kuat.

Penghargaan Indonesia Data Driven Journalism 2017 diberikan pada ajang Festival Media 2017 yang digelar AJI di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/11). Acara ini dibuka Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Ini tahun kedua pemberian penghargaan Indonesia Data Driven Journalism.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ester memenangi kompetisi untuk kategori media cetak dengan karya berjudul “Pertajam Relevansi Pendidikan”. Dari 10 nomine penerima penghargaan kategori media cetak, sembilan di antaranya dari harian Kompas. Penghargaan ini juga diberikan untuk kategori pers mahasiswa, media dalam jaringan (online), televisi, radio, dan humas. Namun, kali ini kategori radio tak ada pemenangnya. “Penghargaan ini bagian upaya kami memperbaiki mutu jurnalisme,” kata Ketua Umum AJI Suwarjono.

Suwarjono mengatakan, di era keterbukaan informasi, data bisa diolah dan divisualisaikan secara menarik sehingga masyarakat yang membaca data tersebut tercerahkan. Pemanfaatan data yang akurat jadi salah satu kekuatan untuk melawan hoaks yang kini marak di media sosial.

Rudiantara mengatakan, media sosial hingga kini masih banyak diisi informasi bohong, provokasi, dan adu domba. Untuk melawan konten negatif di media sosial, literasi masyarakat harus ditingkatkan agar mampu memilah dan memilih informasi.

Pendidikan Islam
Kementerian Agama memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berdedikasi dalam memajukan pendidikan Islam.

Penghargaan diserahkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada malam Apresiasi Pendidikan Islam di Gedung ICE, Tangerang Selatan, Banten, Kamis malam.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, apresiasi diberikan karena kemajuan pendidikan Islam dimungkinkan oleh kerja sama berbagai pihak. Pihak internal berasal dari institusi pendidikan di bawah naungan Kemenag. Adapun pihak eksternal meliputi pemerintah daerah, negara sahabat, media massa, dunia usaha dan industri, serta tokoh Indonesia.

Media dibagi tiga kategori, yakni televisi, cetak, dan daring. Untuk kategori televisi diraih TVRI, Metro TV, dan CNN Indonesia TV. Adapun kategori media cetak diraih Kompas, Republika, dan Media Indonesia. Untuk media daring, penghargaan diraih republika.co.id, antaranews.com, dan detik.com. (RWN/DD10)

Sumber: Kompas, 24 November 2017

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan
UII Tambah Jumlah Profesor Bidang Ilmu Hukum
3 Ilmuwan Menang Nobel Kimia 2023 Berkat Penemuan Titik Kuantum
Profil Claudia Goldin, Sang Peraih Nobel Ekonomi 2023
Tiga Ilmuwan Penemu Quantum Dots Raih Nobel Kimia 2023
Penghargaan Nobel Fisika: Para Peneliti Pionir, di antaranya Dua Orang Perancis, Dianugerahi Penghargaan Tahun 2023
Dua Penemu Vaksin mRNA Raih Nobel Kedokteran 2023
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Senin, 13 November 2023 - 13:46 WIB

UII Tambah Jumlah Profesor Bidang Ilmu Hukum

Senin, 13 November 2023 - 13:42 WIB

3 Ilmuwan Menang Nobel Kimia 2023 Berkat Penemuan Titik Kuantum

Senin, 13 November 2023 - 13:37 WIB

Profil Claudia Goldin, Sang Peraih Nobel Ekonomi 2023

Senin, 13 November 2023 - 05:01 WIB

Penghargaan Nobel Fisika: Para Peneliti Pionir, di antaranya Dua Orang Perancis, Dianugerahi Penghargaan Tahun 2023

Senin, 13 November 2023 - 04:52 WIB

Dua Penemu Vaksin mRNA Raih Nobel Kedokteran 2023

Senin, 13 November 2023 - 04:42 WIB

Teliti Dinamika Elektron, Trio Ilmuwan Menang Hadiah Nobel Fisika

Berita Terbaru

Berita

UII Tambah Jumlah Profesor Bidang Ilmu Hukum

Senin, 13 Nov 2023 - 13:46 WIB

Berita

Profil Claudia Goldin, Sang Peraih Nobel Ekonomi 2023

Senin, 13 Nov 2023 - 13:37 WIB