Ponsel Penyumbang Utama Popularitas Internet

- Editor

Rabu, 27 Juni 2012

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingginya pemakaian telepon seluler di Indonesia selama dua tahun terakhir telah menjadi penyumbang utama popularitas penggunaan internet di Indonesia.

Demikian salah satu hasil studi tahunan Yahoo! TNS Net Index keempat. Studi ini merupakan studi inovatif mengenai perilaku pengguna internet sekaligus menyajikan gambaran besar strategi mengenai pengguna internet di Indonesia, yang diumumkan di Jakarta, Selasa (26/6).

Hadir pada penjelasan media di Kantor Yahoo Indonesia, Sentra Senayan II, antara lain Direktur Pemasaran Yahoo Indonesia Roy Arnold Simangunsong, Pemimpin Yahoo Wilayah India dan Asia Tenggara David Jeffs, Pemimpin Strategi dan Riset Yahoo Asia Tenggara Samid Vyas, dan Penasihat Teknis TNS Indonesia Hansal Savla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam studi ini, responden dipilih menggunakan teknik multistage probability sampling. Ada 3.365 responden dari survei media umum dan 1.762 dari survei internet media dari sejumlah kota besar di Indonesia. Penelitian dilakukan Desember 2011 sampai Januari 2012.

Lebih jauh hasil studi menyatakan, telepon seluler (ponsel) yang sejak tahun lalu mengambil alih posisi warung internet kini telah menjadi alat pengakses internet dominan (62 persen).

Sementara itu, lama waktu mengakses internet melalui ponsel meningkat 2 jam per minggu, dari sebelumnya 8 jam pada 2011 menjadi 10 jam pada 2012.

Hasil studi lainnya, pengguna internet juga bergeser tidak hanya kaum muda. Mereka yang berumur 30-50 tahun mulai ikut menggunakan internet. Bahkan, pengguna internet yang berumur 35-39 tahun meningkat dari 13 persen (2008) menjadi 52 persen (2012).

Pertumbuhan lebih tinggi terlihat di kota besar, seperti Semarang (43 persen), Palembang (64 persen), dan Makassar (59 persen). Pengguna pun mulai beralih pada internet mobile.

Dari sisi konten, berita soal hiburan dan selebritas menjadi salah satu yang banyak dicari masyarakat (40 persen) selain kegiatan mengunggah dan mengunduh data tentang musik (39 persen).

Hal lain menunjukkan bahwa penggunaan jejaring sosial ternyata menunjukkan tidak banyak pergerakan pada tahun 2012.

Sementara itu, menurut David Jeffs, pengaruh ponsel sebagai media ketiga setelah televisi dan komputer telah memberikan peluang bagi pengiklan dalam rangka mengampanyekan produk mereka. (WER)

Sumber: Kompas, 27 Juni 2012

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Berita Terkait

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya
Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri
PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen
7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya
Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK
Red Walet Majukan Aeromodelling dan Dunia Kedirgantaraan Indonesia
Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu
Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:30 WIB

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:23 WIB

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:17 WIB

PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:09 WIB

7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:56 WIB

Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

Minggu, 24 Desember 2023 - 15:27 WIB

Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Berita Terbaru

Jack Ma, founder and executive chairman of Alibaba Group, arrives at Trump Tower for meetings with President-elect Donald Trump on January 9, 2017 in New York. / AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Berita

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Feb 2024 - 14:23 WIB