Home / Berita / Ponsel Penyumbang Utama Popularitas Internet

Ponsel Penyumbang Utama Popularitas Internet

Tingginya pemakaian telepon seluler di Indonesia selama dua tahun terakhir telah menjadi penyumbang utama popularitas penggunaan internet di Indonesia.

Demikian salah satu hasil studi tahunan Yahoo! TNS Net Index keempat. Studi ini merupakan studi inovatif mengenai perilaku pengguna internet sekaligus menyajikan gambaran besar strategi mengenai pengguna internet di Indonesia, yang diumumkan di Jakarta, Selasa (26/6).

Hadir pada penjelasan media di Kantor Yahoo Indonesia, Sentra Senayan II, antara lain Direktur Pemasaran Yahoo Indonesia Roy Arnold Simangunsong, Pemimpin Yahoo Wilayah India dan Asia Tenggara David Jeffs, Pemimpin Strategi dan Riset Yahoo Asia Tenggara Samid Vyas, dan Penasihat Teknis TNS Indonesia Hansal Savla.

Dalam studi ini, responden dipilih menggunakan teknik multistage probability sampling. Ada 3.365 responden dari survei media umum dan 1.762 dari survei internet media dari sejumlah kota besar di Indonesia. Penelitian dilakukan Desember 2011 sampai Januari 2012.

Lebih jauh hasil studi menyatakan, telepon seluler (ponsel) yang sejak tahun lalu mengambil alih posisi warung internet kini telah menjadi alat pengakses internet dominan (62 persen).

Sementara itu, lama waktu mengakses internet melalui ponsel meningkat 2 jam per minggu, dari sebelumnya 8 jam pada 2011 menjadi 10 jam pada 2012.

Hasil studi lainnya, pengguna internet juga bergeser tidak hanya kaum muda. Mereka yang berumur 30-50 tahun mulai ikut menggunakan internet. Bahkan, pengguna internet yang berumur 35-39 tahun meningkat dari 13 persen (2008) menjadi 52 persen (2012).

Pertumbuhan lebih tinggi terlihat di kota besar, seperti Semarang (43 persen), Palembang (64 persen), dan Makassar (59 persen). Pengguna pun mulai beralih pada internet mobile.

Dari sisi konten, berita soal hiburan dan selebritas menjadi salah satu yang banyak dicari masyarakat (40 persen) selain kegiatan mengunggah dan mengunduh data tentang musik (39 persen).

Hal lain menunjukkan bahwa penggunaan jejaring sosial ternyata menunjukkan tidak banyak pergerakan pada tahun 2012.

Sementara itu, menurut David Jeffs, pengaruh ponsel sebagai media ketiga setelah televisi dan komputer telah memberikan peluang bagi pengiklan dalam rangka mengampanyekan produk mereka. (WER)

Sumber: Kompas, 27 Juni 2012

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Indonesia Dinilai Tidak Memerlukan Pertanian Monokultur

Pertanian monokultur skala besar dinilai ketinggalan zaman dan tidak berkelanjutan. Sistem pangan berbasis usaha tani ...

%d blogger menyukai ini: