Home / Berita / PLTM Menunjang Pembangunan Pedesaan

PLTM Menunjang Pembangunan Pedesaan

Indonesia sebagai negara yang terletak pada garis katulistiwa mempunyai potensi yang sangat besar dalam hal penyediaan sumberdaya air. Banyak dari sumberdaya air tersebut potensinya dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik, seperti apa yang kita lihat di PLTA Juanda, PLTA Saguling, PLTA Karangkates, PLTA Asahan, dan lain-lain. Dan masih banyak lagi potensi sumbadaya air yang belum dimanfaatkan (selain untuk keperluan irigasi), terutama dalam bentuk sungai-sungai kecil/ kali, saluran sebagai sumber tenaga Iistrik pedesaan.

–Aliran air dengan debit 650 l/ detik, tinggi terjun air 4 m, memutar turbin CROSS FLOW 2 x 15 kW

Adanya PLTA-PLTA yang telah befungsi dewasa ini ternyata masih belum menjangkau wilayah-wilayah pedesaan, oleh karena itu dengan adanya sumber daya air pedesaan perlu di manfaatkan potensinya sebagai tenaga listrik skala kecil, atau lebih dikenal dengan Pusat Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM).

Memang banyak tersedia energi-energi alternatif Iain, seperti angin, matahari, biomassa dan lain-lain, namun sebaliknya sampai saat ini teknologinya belum terkuasai benar dan diperkirakan masih banyak mengalami kesulitan dalam hal perawatan dan kelangsungannya. Ini tentunya berbeda dengan pemanfaatan tenaga air yang teknologinya sudah cukup terkuasai, demikian pula ditinjau dari segi ekonomi cukup menguntungkan, lagi pula PLTM-PLTM tersebut sudah banyak di manfaatkan di pedesaan.

PLTM. Apa sebenarnya PLTM tersebut? PLTM atau Pusat Listrik Tenaga Mikorhidro sebenarnya identik dengan Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA), hanya skala ataupun ukurannya lebih kecil (mikro). PLTM tidak memerlukan debit aliran yang besar, dan istimewanya dapat memanfaatkan sungai-sungai kecil/ kali, saluran air, dan lainnya, dengan ketinggian terjunan air (head) tidak begitu tinggi, bahkan ada yang ketinggian terjunan air hanya sekitar 4 meter-hingga 10 meter. Sedanglan daya yang dibangkitkan oleh PLTM pada umumnya dibawah 200 kW. Sebagai contoh, PLTM hasil swadaya masyarakat yang dibangun di Desa Tengipis, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan memanfaatkan debit aliran sebesa 650 liter/ detik, ketinggian terjunan aliran 1 meter, ternyata mampu membangkitkan daya Iistrik sebesar 15 kW.

Gambaran umum suatu PLTM
Panjelasan:
1. Sungai kecil yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan tenaga listrik karena adanya aliran air sepanjang tahun yang mencukupi dan dapat menyediakan perbedaan tinggi muka air (tinggi terjun).
2. Bendung kecil yang mempunyai 2 peranan, yaitu: (i) menaikkan muka air sehingga dapat memperbesar tinggi terjun, ialah perbedaan muka air antara tinggi puncak bendung dan tinggi muka air di saluran pembuang, (ii) mengalirkan air ke turbin melalui saluran air pengantar dan pipa pesat.
3. Pemasukan air pada umumnya dilengkapi dengan pintu air.
4. Saluran air pengantar
5. Wadah air sebagai tandon kecil dengan pemasukan air ke pipa pesat.
6. Saringan di muka lubang pemasukan air ke pipa pesat.
7. Pelimpah untuk membuang air yang berlebihan.

Besarnya daya yang dibangkitkan oleh sebuah PLTM ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu,
1. Debit aliran, dalam hal ini dapat memanfaatkan aliran sungai/ kali ataupun saluran.
2. Besarnya perbedaan tinggi muka air yang dimanfaatkan
3. Kecepatan spesifik Turbin CROSS FLOW cocok digunakan untuk generator, mesin-mesin pertanian, bengkel-bengkel dan instalasi-instalasi pompa.
4. Draf tube mempunyai kemampuan untuk penyesuaian diri.
5. CROSS FLOW bebas kavitasi.
6. Harga pekerjaan sipil cukup rendah.
7. Turbin CROSS FLOW mempunyai curva efisieasi yang rata sesuai dengan pembukaan guide vane.

Melihat banyaknya potensi tenaga air yang melimpah, terutama di daerah pedesaan di Indonesia, maka penggunaan turbin air jenis CROSS FLOW ini dirasakan banyak manfaatnya terutama di dalam pengembangan hidro power. PLTM atau Pusat Listrik Tenaga Mikrohidro merupakan salah satu pembangkit tenaga listrik yang diperlukan di Indonesia, terutama untuk pemgembangan listrik pedesaan dan juga bagi daerah-daerah yang jauh dari jangkauan distribusi PLN. Dengan tersedianya listrik di daerah-daerah pedesaan diharapkan akan dapat meningkatkan produksi pangan serta mendorong tumbuhnya industri-industri pedesaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan PLTM ternyata mampu menunjang pembangunan pedesaan sekaligus dalm rangka menunjang pembangunan nasional..

Turbin CROSS FLOW
1. Nozzie, 2. Turbin/ Runner 3. Sudu turbin, 4. As turbin, 5. Rumah turbin, 6. Saluran pelepas/ draf tube. 7. Guide vane/ sudu pengarah 8. Katup udara.

Sumber: Majalah Teknologi, Maret 1987

Share
%d blogger menyukai ini: