Pendidikan Tinggi Keteknikan Dipacu Mutunya

- Editor

Rabu, 14 Maret 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program studi keteknikan di perguruan tinggi di Indonesia ditingkatkan mutunya agar bertaraf internasional. Untuk mendukung peningkatan mutu tersebut, Indonesia mendirikan lembaga akreditasi program studi keteknikan.

Lembaga akreditasi program studi keteknikan dibentuk dari kerja sama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan dengan Badan Kerja sama International Jepang (JICA) dalam bentuk pendirian Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). IABEE sebagai bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) merupakan lembaga akreditasi untuk program studi keteknikan yang ada di Indonesia.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Pendidikan Tinggi, Kemenristek dan Dikti, Patdono Suwignjo dalam acara Diseminasi Akreditasi Internasional dan Inagurasi IABEE Jakarta, (13/3), menjelaskan IABEE merupakan lembaga akreditasi di bidang pendidikan tinggi teknik dengan taraf internasional yang saat ini sedang berusaha untuk menjadi anggota dewan dari Washington Accord (WA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

–Ketua PII Hermanto Dardak (kedua dari kiri) dan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Pendidikan Tinggi, kemristek dan Dikti, Patdono Suwignjo (ketiga dari kiri) menjelaskan pendirian lembaga akreditasi program studi keteknikan Indonesia untuk meningkatkan daya saing insinyur Indonesia di tingkat internasional. Dokumentasi Kemneristek dan Dikti

“Dengan menjadi anggota Washington Accord, maka proses akreditasi yang dilakukan oleh IABEE akan dinilai setara dengan proses akreditasi yang dilakukan oleh lembaga akreditasi negara-negara yang menjadi anggota Washington Accord seperti JABEE dari Jepang, ABET dari Amerika, Australia Engineers. Hingga saat ini, terdapat 17 lembaga akreditasi dari 17 negara di dunia yang bergabung dengan Washington Accord,” jelas Patdono.

Patdono berharap IABEE dapat mencapai tujuannya menjadi anggota Washington Accord. Keberadaan IABEE sebagai anggota penuh Washington Accord dapat memacu peningkatan penuh mutu program studi keteknikan yang ada di Indonesia dan akan menghasilkan insinyur yang bermutu tinggi sehingga dapat mendukung pembangunan Industri dan ekonomi Indonesia.

Sementara itu, Ketua PII Hermanto mengatakan dengan adanya IABEE diharapkan insinyur di Indonesia dapat bersaing dengan insinyur dari negara lain di kancah international. “Kita harap kompetensi Insinyur kita dapat ditingkatkan lagi, dan diyakinkan lagi kompetitifnya dengan negara lain, sehingga sasaran kita untuk demand terhadap kualitas dan kuantitas insinyur bisa terpenuhi,” ujarnya.–ESTER LINCE NAPITUPULU

Sumber: Kompas, 13 Maret 2018

Informasi terkait

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Berita ini 27 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB

Artikel

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:30 WIB