Pendidikan Jarak Jauh Relevan dengan Era Digital

- Editor

Jumat, 28 April 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidikan tinggi jarak jauh dan terbuka berperan penting untuk mewujudkan akses pendidikan berkualitas yang inklusif, setara, fleksibel, dan terjangkau. Hal ini relevan dengan pemenuhan hak bagi setiap warga untuk pendidikan. Apalagi, kemampuan belajar sepanjang hayat pada era digital semakin penting.

Topik ini mengemuka dalam konferensi tahunan Asian Association of Open Universities (AAOU) ke-31 yang digelar di Yogyakarta, Rabu-Jumat (27-29/9). Forum ini diikuti sekitar 300 peserta dari 23 negara.

Acara pembukaan konferensi ini dihadiri Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Intan Ahmad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Intan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak mengubah cara hidup manusia, termasuk dalam belajar. Sumber belajar semakin terbuka dan kebutuhan belajar yang fleksibel juga berkembang. “Yang penting dipastikan, kualitas pendidikan terjamin sesuai standar,” katanya.

Menurut Intan, pendidikan jarak jauh dengan mengoptimalkan pemanfaatan TIK jangan hanya fokus pada kognitif atau akademik. Harus dipastikan, kemampuan emosional (soft skills) mahasiswa juga dikembangkan. Termasuk pula kepedulian terhadap persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa dan berperan mencari solusinya.

Presiden AAOU Melinda dela Pena Bandalaria mengatakan, pendidikan jarak jauh semakin potensial, terutama untuk menjangkau generasi milenial yang secara teknis menguasai pemanfaatan TIK untuk kehidupan, termasuk belajar. “Namun, keuntungan dari UT ini, belajar dapat diakses oleh siapa saja, yang muda dan tua, di mana saja, dengan gawai dan tipe koneksi, seperti apa pun,” kata Melinda yang juga Rektor UT Filipina.

Menurut Melinda, akses pendidikan yang fleksibel dibutuhkan banyak profesional supaya mereka dapat terus mengembangkan diri. Pada masa mendatang, muncul banyak pekerjaan baru yang butuh orang mampu belajar mandiri lewat sumber belajar terbuka. Pendidikan jarak jauh yang ada saat ini berpeluang menjawab kebutuhan belajar warga dunia yang disiapkan menjadi pemelajar sepanjang hayat.

Mutu universitas disorot
Direktur Pusat Penelitian Universitas Terbuka Hongkong Kim Cheong Li mengatakan, pendidikan jarak jauh ini terus disorot dalam peningkatan kualitas pemelajaran dan institusinya. Pengembangan pendidikannya harus mampu mengantarkan peserta didik sukses lewat efektivitas pemelajaran serta kepuasan dan prestasi peserta didik.

Adapun di tingkat institusi, inovasi dalam pemanfaatan TIK harus mengarah pada terwujudnya pendidikan yang inklusif dan setara sehingga memberikan rasa nyaman dan terbuka bagi semua orang.

Presiden Singapore University of Social Science Cheong Hee Kiat mengatakan, tantangan bekerja pada masa depan butuh cara berpikir yang berbeda soal belajar. Kompetensi dapat ditingkatkan dengan belajar mandiri yang sumbernya melimpah dengan perkembangan digital. Perguruan tinggi pun bisa menawarkan sistem belajar yang fleksibel, yakni mahasiswa paruh waktu, mahasiswa penuh, atau untuk kebutuhan pelatihan dan belajar lebih lanjut. (ELN)
———————–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 28 September 2017, di halaman 12 dengan judul “Pendidikan Jarak Jauh Relevan dengan Era Digital”.

Informasi terkait

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Berita ini 20 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB

Artikel

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:30 WIB