Home / Berita / Pemerintah Terus Dorong SDM TIK

Pemerintah Terus Dorong SDM TIK

Pemerintah berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang cakap dengan kemampuan di bidang teknologi informasi komunikasi, salah satunya melalui kerja sama pelatihan ataupun pemagangan. Merekalah yang akan menjadi roda penggerak dari ekonomi digital yang ditargetkan dapat mencapai 130 miliar dollar AS pada 2020.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, sumber daya manusia merupakan salah satu isu dari tujuh masalah pokok peta jalan e-Dagang. Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia tidak dibarengi dengan ketersediaan tenaga kerja di bidang teknologi informasi komunikasi (TIK) yang andal sehingga perusahaan rintisan (startup) atau perusahaan lain harus berburu ke negara lain.

Hal itu dikatakan Rudiantara saat penandatanganan nota kesepahaman antara Huawei dan tujuh perguruan tinggi untuk program SmartGen, Senin (27/3), di Jakarta. Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Telkom University, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember berkomitmen mengirimkan 2.000 mahasiswa dan dosen guna belajar TIK ke China.

Kerja sama ini akan dilakukan satu tahun, kemudian dievaluasi untuk mengetahui peluang keberlanjutannya. Peserta program berkesempatan mengakses kegiatan yang diselenggarakan Huawei, seperti Tech Day atau kunjungan universitas untuk berbagi pengetahuan, Huawei Experience Day dengan kunjungan ke Huawei Customer Solution Innovation and Integration Experience Center di Jakarta, serta Seeds for the Future berupa program pelatihan dua minggu untuk bekerja di kantor pusat Huawei.

CEO Huawei Indonesia Liu Haosheng mengatakan, program ini bentuk tanggung jawab sosial Huawei yang sudah 16 tahun berkiprah di Indonesia di bidang infrastruktur telekomunikasi. “Program SmartGen merupakan titik awal dari komitmen Huawei Indonesia untuk membangun basis SDM berpengalaman di Indonesia,” kata Liu. (ELD)
———–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 29 Maret 2017, di halaman 14 dengan judul “Pemerintah Terus Dorong SDM TIK”.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Indonesia Dinilai Tidak Memerlukan Pertanian Monokultur

Pertanian monokultur skala besar dinilai ketinggalan zaman dan tidak berkelanjutan. Sistem pangan berbasis usaha tani ...

%d blogger menyukai ini: