Pemerintah Siapkan Sejumlah Opsi Pemulangan WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess

- Editor

Jumat, 21 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

The quarantined cruise ship Diamond Princess is anchored at the Yokohama Port in Yokohama, near Tokyo, Tuesday, Feb. 18, 2020. After 14 days, an extraordinary quarantine of the Diamond Princess cruise ship ends Wednesday, with thousands of passengers and crew set to disembark over the next several days in the port of Yokohama. (Kyodo News via AP)

The quarantined cruise ship Diamond Princess is anchored at the Yokohama Port in Yokohama, near Tokyo, Tuesday, Feb. 18, 2020. After 14 days, an extraordinary quarantine of the Diamond Princess cruise ship ends Wednesday, with thousands of passengers and crew set to disembark over the next several days in the port of Yokohama. (Kyodo News via AP)

Pemerintah menyiapkan dua opsi penjemputan 74 warga negara Indonesia yang selesai menjalankan masa observasi di Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang.

(PHOTO BY KAZUHIRO NOGI / AFP)–Ratusan penumpang kapal pesiar Diamond Princess diperbolehkan pulang, Rabu (19/2/2020), setelah dinyatakan tidak terinfeksi virus COVID-19. Para penumpang dan kru kapal telah menjalani masa karantina selama 14 hari.

Pemerintah telah menyiapkan dua opsi penjemputan 74 warga negara Indonesia yang telah selesai menjalankan masa observasi di Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang. Kepastian akan penjemputan tersebut masih menunggu keputusan Presiden, Kamis (20/2/2020) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, setelah selesai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri terkait rencana tindak lanjut penangan WNI dari kapal Diamond Princess di Jakarta, Kamis, menuturkan, pemerintah berinisiatif untuk segera melakukan proses evakuasi. Ada dua opsi yang masih akan dikonsultasikan ke Presiden terkait proses tersebut.

“Opsi pertama akan dijemput dengan Kapal Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Soeharso. Kemudian yang kedua akan dijemput melalui udara. Sudah dihitung apa kira-kira hambatan dan apa hal yang akan diperhatikan dari segi efisiensi,” kata dia.

Ia menyampaikan, evakuasi akan dilakukan pada WNI yang dinyatakan sehat. Tidak ada opsi penjemputan pada WNI yang saat ini sakit. Kini dilaporkan ada empat WNI yang terkonfirmasi terinfeksi COVID-19. Mereka sudah dirawat di rumah sakit di Jepang.

AP PHOTO/KYODO NEWS–Kapal pesiar Diamond Princess yang tengah dikarantina berlabuh di Pelabuhan Yokohama, dekat Tokyo, Jepang, Selasa (18/2/2020). Masa karantina selama 14 hari itu berakhir pada Rabu hari ini. Sebanyak lebih dari 540 orang di kapal itu, dengan tiga orang di antaranya warga Indonesia, positif terinfeksi virus korona baru. Total ada sekitar 3.700 penumpang dan kru di kapal tersebut.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menambahkan, proses penjemputan akan diputuskan oleh Presiden. “Ya semua disiapkan. Sampai opsinya diputuskan oleh bapak Presiden. Jangan mendahului lah,” ucapnya.

Sesuai ketentuan
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto mengatakan, keputusan pemulangan WNI dari Jepang juga akan merujuk pada ketentuan dari pihak kapal pesiar Diamond Princess. Hal ini karena seluruh WNI yang berada di kapal itu merupakan anak buah kapal (ABK).

“Yang sudah dijemput saat ini (dari negara lain) adalah penumpang. Sementara, kita sekarang bahas soal (WNI) ABK. Hasilnya nanti akan saya sampaikan jam tiga sore setelah ada keputusan. Setelah itu kita baru bicara detailnya secara jelas,” katanya.

Oleh DEONISIA ARLINTA

Editor EVY RACHMAWATI

Sumber: Kompas, 20 Februari 2020

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 17 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB