Home / Berita / November Ini, Asus Tidak Bisa Lepas dari Windows 10

November Ini, Asus Tidak Bisa Lepas dari Windows 10

Asus dan Microsoft mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan seluruh lini produk komputer jinjing atau laptop dengan sistem operasi Windows 10 yang telah terpasang di dalamnya. Keputusan ini tidak akan membuat harga jual produk mereka melonjak karena perbedaannya dijanjikan bakal sangat minimal.

Pengumuman tersebut dilontarkan dalam acara yang berlangsung di Jakarta, Kamis (23/11). Tergantung seri laptop yang dipilih, seperti Zenbook, ROG (Republic of Gaming), atau seri lainnya, pengguna akan mendapatkan sistem operasi Windows 10 varian Home atau Pro.

Sebelumnya, sistem operasi merupakan komponen yang opsional dalam paket penjualan komputer jinjing Asus. Ada yang harga jualnya berikut sistem operasi Windows 10, ada yang datang tanpa sistem operasi, dan beberapa bulan lalu Asus juga bekerja sama dengan penyedia sistem operasi Endless OS sebagai pendamping yang sudah ada.

KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO–Asus mengumumkan kolaborasinya dengan Microsoft selaku penyedia sistem operasi Windows untuk menghadirkan sistem operasi terbaru, yakni Windows 10, di semua produk komputer jinjing Asus, Kamis (23/11). Mulai November, Asus hanya akan menjual laptop dengan sistem operasi Windows 10 terpasang di dalamnya.

”Lini produk laptop yang hadir dengan sistem operasi Windows 10 akan hadir mulai November ini,” ujar Jieming Liou, ASUS Indonesia Business Development Manager, dalam peluncuran pada Kamis siang.

KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO–Asus memperlihatkan rangkaian produk yang diluncurkan untuk pasar Indonesia, Kamis (23/11). Bekerja sama dengan Microsoft, sejak November ini, setiap laptop yang mereka jual akan selalu terisi sistem operasi Windows 10 di dalamnya.

Muhammad Firman, ASUS Indonesia Public Relation Group Leader, menuturkan bahwa perbedaan harga antara laptop Asus yang terpasang Windows 10 dan laptop yang dijual sebelum November yang belum terpasang sistem operasi tidak akan terlalu signifikan. Lisensi sistem operasi Windows umumnya seharga ratusan ribu rupiah dan cukup signifikan memengaruhi harga jual produk.–DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARJO

Sumber: Kompas, 24 November 2017

Imam Alka, Senior Trainer and Community Manager Microsoft Indonesia, menjelaskan bahwa pembaruan terbaru Windows 10 memberi peluang bagi pembuat konten untuk makin leluasa berkarya dengan perangkat komputer mereka. Dia menyebut beberapa aplikasi baru yang tersedia sejak pembaruan terkini, yakni Windows 10 Fall Creator Update, seperti Paint 3D, Photo Remix, serta Windows Inking.

”Pembaruan ini berikut perbaikan pada unsur keamanan untuk menjamin data-data penting terlindungi,” kata Imam.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Mahasiswa Universitas Brawijaya ”Sulap” Batok Kelapa Jadi Pestisida

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang membantu masyarakat desa mengubah batok kelapa menjadi pestisida. Inovasi itu mengubah ...

%d blogger menyukai ini: