MIPA Bukan Pelajaran yang Menakutkan

- Editor

Rabu, 25 Februari 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) kurang diminati siswa karena dianggap susah dipahami. Itu terjadi akibat metode pembelajaran di sekolah Indonesia cenderung menekankan hafalan rumus dengan nama, rangkaian abjad, dan angka yang rumit.


Itu pun tak disertai penjelasan makna dan manfaat rumus tersebut dalam kehidupan sehari-
hari. ”Kebanyakan pembelajaran juga bersifat sangat kaku sehingga siswa tidak bersemangat,” kata ahli fisika Yohanes Surya dalam pembukaan Olimpiade Sains Kuark Ke-9 di SDN 04 Pagi Pulogebang, Jakarta Timur, akhir pekan lalu. Hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman, serta mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro. ”Hendaknya siswa diberi pendalaman konsep MIPA dengan cara memberi contoh kejadian sehari-hari,” ujar Yohanes. (DNE)

Sumber: Kompas, 25 Februari 2015

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Posted from WordPress for Android

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 13 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru