LIPI Tanamkan Budaya Riset Kelautan

- Editor

Sabtu, 6 September 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyelenggarakan Pekan Ilmiah Remaja Nasional Ke-13 di Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 7-14 September 2014. Acara ditujukan untuk menanamkan budaya meriset kelautan sejak dini terhadap 450 anak SMP dan SMA serta 150 guru dari 30 provinsi di Indonesia.

”Penanaman budaya meneliti sejak dini adalah salah satu komitmen LIPI. Pola pengembangan minat dan pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dimulai dengan menanamkan budaya meneliti sejak dini. Ini dukungan terhadap perkembangan inovasi remaja,” tutur Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lukman Hakim, Jumat (5/9), di Jakarta.

Orientasi pendidikan riset kelautan meliputi bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Teknik (Teknik Rekayasa). Wakatobi dipilih menjadi lokasi Pekan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) karena potensi kelautan yang sangat menarik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepulauan Wakatobi menjadi pusat segi tiga karang dunia, yang terbentang mencakup enam negara, meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Niugini, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste.

Beberapa lokasi di Waktobi dipilih untuk kegiatan pendidikan riset, antara lain di Mata Air Seratus Molii Sahatu di Desa Patuno, Danau Kapota, sistem kanalisasi dan perkampungan masyarakat Bajo, pantai Coremap, Pantai Sempo, Pantai Cemara, dan lokasi budidaya ikan dengan karamba.

”Peserta akan mengalami kegiatan ilmiah itu dalam suasana belajar yang menyenangkan. Topik penelitian relevan dengan kondisi aktual kita,” ujar Lukman.

Para peserta siswa SMP-SMA akan mendapatkan dasar-dasar metode penelitian. Para peneliti LIPI sesuai bidang masing-masing turut serta membimbing penulisan laporan hasil penelitian. Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat LIPI Nur Tri Aries mengatakan, PIRN berikutnya pada 2015 akan diselenggarakan di Tasikmalaya, Jawa Barat. (NAW)

Sumber: Kompas, 6 September 2014

Informasi terkait

Menakar Masa Depan Otomotif, Pilih Listrik, Hybrid, atau Bensin?
Di Ujung Prompt, Di Mana Kebenaran?
Saat AI dan Al-Qur’an Bertemu di Masjid UI
Ketika Alam Tak Lagi Pasti
Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Berita ini 21 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

Menakar Masa Depan Otomotif, Pilih Listrik, Hybrid, atau Bensin?

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:49 WIB

Di Ujung Prompt, Di Mana Kebenaran?

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:43 WIB

Saat AI dan Al-Qur’an Bertemu di Masjid UI

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:16 WIB

Ketika Alam Tak Lagi Pasti

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Berita Terbaru

Artikel

Di Ujung Prompt, Di Mana Kebenaran?

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:49 WIB

Berita

Saat AI dan Al-Qur’an Bertemu di Masjid UI

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:43 WIB

Artikel

Ketika Alam Tak Lagi Pasti

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:16 WIB

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB