Home / Berita / Kisah Prof Bing, Rencanakan Penelitian yang Libatkan 3 Kampus Ternama

Kisah Prof Bing, Rencanakan Penelitian yang Libatkan 3 Kampus Ternama

Prof. Hok Bing Thio atau akrab disapa Prof Bing adalah guru besar bidang Dermatologi di Erasmus Medical Centrum Rotterdam, Belanda. Ia menggandeng beberapa fakultas kedokteran dari tiga universitas ternama untuk penelitian kolaborasi.
Prof Bing berencana melakukan penelitian untuk isu global terkait perubahan iklim terhadap kesehatan kulit. Rencana penelitian ini disampaikan kepada Dekan Universitas Airlangga (Unair) Prof.Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K).

Dilansir dari laman resmi Unair (3/10) Dekan Unair bertemu dengan Prof Bing ketika melakukan perjalanan kunjungan ke kampus-kampus di negeri kincir angin.

Dalam pertemuannya ini lahir sebuah wacana untuk mengerjakan proyek penelitian bersama dengan mengangkat isu global, perubahan iklim. Rencananya, penelitian ini akan melibatkan tiga Fakultas kedokteran dari kampus terkemuka yakni Unair, Universitas Thamassat, Thailand dan Universitas Erasmus. Penelitian ini akan menyoroti dampak perubahan iklim pada kesehatan kulit.

Tawaran untuk melakukan kolaborasi penelitian ini disambut baik oleh Budi Santoso. Bahkan untuk mewujudkan penelitian ini, ia mengatakan akan mengajukan pendanaan.

“Rencananya untuk pendanaan akan kami ajukan ke Uni Eropa,” lanjut ahli obgyn ini.

Tentang Prof Bing
Dijelaskan Budi Santoso, Prof Bing merupakan warga Indonesia yang saat ini berkarir di Belanda. Ia pernah menghabiskan masa kecil di Indonesia sebelum mengenyam pendidikan di luar negeri.

“Ayah beliau dokter gigi lulusan FKG Unair, kemudian membuka praktek dokter gigi di Belanda, di daerah berbatasan dengan Jerman,” cerita Budi Santoso.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa Prof Bing lahir dan mengenyam pendidikan hingga tamat SD di Surabaya, Jawa Timur. Sementara untuk sekolah tingginya, Prof Bing memilih kuliah di Fakultas Kedokteran Leiden dan mengambil Spesialis Dermatologi di kampus yang sama.

Saat ini ia mengajar sebagai dosen sekaligus mendapat gelar sebagai salah satu guru besar di Erasmus Medicum Centrum Rotterdam.

“Saat ini beliau mempunyai student PhD dari Indonesia, ada yang dari UI, Unpad, Unair dan Brawijaya,” tambah Budi Santoso.

Terkait penelitian kolaborasi tentang perubahan iklim terhadap kesehatan kulit, Prof Bing akan menyambangi Surabaya pada November mendatang. Penelitian kolaborasi ini diharapkan bisa menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masa depan.

Devi Setya – detikEdu

Sumber: Detik.com, Senin, 03 Okt 202

 

Share
%d blogger menyukai ini: